Flash News
No posts found

Dokter Dijambret Oknum TNI, Berujung Anarkhis Massa

Motor tersangka dirusak dan menjadi tontonan warga.

Motor tersangka dirusak dan menjadi tontonan warga.

Rembang – Seorang oknum anggota TNI tertangkap massa di jalan dusun Sugiyan desa Pulo Kec. Rembang Kota, Kamis sore (04/11). Diduga yang bersangkutan terlibat dalam kasus penjambretan.

Tersangka berinisial Pratu PI (35), sedangkan korban penjambretan adalah dr. John Budi (48 tahun), Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang.

Menurut keterangan sejumlah saksi di TKP, waktu itu tersangka mengendarai Yamaha Vixion membuntuti korbannya yang baru saja pulang kerja, naik N Max. Ketika melintas di jalur Pantura Jl. Diponegoro Rembang, tersangka langsung menarik tas korban berisi laptop. Setelah itu kabur ke selatan.

dr. John Budi memilih tancap gas mengejar tersangka. Sesampainya di depan rumah Kepala Desa Pulo, korban sengaja menabrakkan motornya ke kendaraan tersangka, sehingga sama – sama terjatuh.

Seorang saksi pengguna jalan mengaku kaget mendengar suara benturan keras. Semula dikira peristiwa kecelakaan biasa. Ia baru menyadari ternyata ada jambret, setelah korban berteriak baru saja menjadi sasaran penjambretan.

Salah satu perangkat desa Pulo Kec. Rembang Kota, Rohmat menduga tersangka kesulitan ngebut, gara – gara motornya menggunakan kopling, sambil membawa tas hasil kejahatan. Tak berselang lama massa berhamburan menuju lokasi kejadian. Warga yang emosi merusak sepeda motor tersangka. Motor sempat akan dibakar, namun aparat desa berhasil meredam kemarahan warga. Sedangkan tersangka diamankan ke dalam rumah kepala desa. Tersangka mengaku sebagai anggota TNI sekaligus menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) nya, sehingga pihak desa berinisiatif melapor kepada Kodim Rembang. Setelah itu petugas Kodim tiba, segera mengamankan yang bersangkutan.

PI selama 2 jam lebih dimintai keterangan oleh anggota Provost Kodim Rembang. Selanjutnya oknum anggota asal Solo itu diserahkan kepada petugas Subdenpom Blora, untuk proses lebih lanjut. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *