Flash News
No posts found

Gerakan Percepatan, Kejar Target Ditengah Kendala

Suasana gerakan percepatan tanam padi di desa Sidomulyo Kec. Kaliori, Jum’at pagi.

Suasana gerakan percepatan tanam padi di desa Sidomulyo Kec. Kaliori, Jum’at pagi.

Kaliori – Meski cuaca tidak menentu, namun Pemkab Rembang berani mencanangkan gerakan percepatan tanam padi.
Kegiatan tersebut dipusatkan di desa Sidomulyo Kec. Kaliori, Jum’at pagi (04 November 2016).

Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kab. Rembang, Suratmin beralasan gerakan tanam serentak, setelah pihaknya melihat peningkatan curah hujan, belakangan ini. Diprediksi musim hujan datang lebih cepat.
Menurutnya, petani yang menanam padi selama bulan Oktober kemarin, baru seluas 3 ribu hektar. Diharapkan sampai akhir bulan November menembus 9 ribu hektar. Targetnya selama masa tanam antara bulan Oktober – Maret 2017, seluas 37 ribu hektar, untuk mengejar produksi gabah kering giling sebanyak 250 ribu ton. Kalau tidak ada percepatan, muncul kekhawatiran target itu akan meleset.

Komandan Kodim Rembang, Letkol Darmawan Setyadi yang turut hadir dalam gerakan tanam padi serentak ini mengungkapkan TNI sejak awal mendapatkan tugas dari Presiden, untuk ikut mengawal program ketahanan pangan masyarakat.
Menurutnya, dari 14 kecamatan se Kab. Rembang, hanya 2 kecamatan yang lebih banyak ditopang saluran irigasi, yakni Pamotan dan Sale. 12 kecamatan lain, mayoritas lahannya termasuk tadah hujan. Ia berharap Pemkab kedepan fokus menangani ancaman kekeringan, dengan cara mengoptimalkan fungsi embung, bendungan dan memberdayakan pengelolaan sungai terpadu, agar airnya tidak langsung menggelontor ke laut.

Selama program percepatan tanam ini, Distanhut juga menyalurkan bantuan benih 15 ribu ton dan alat – alat tanam.

Sementara itu, kondisi berbeda dialami Sujono, seorang petani di Kec. Kaliori. Ia mengaku belum bisa melakukan percepatan tanam padi, karena masih menunggu benih padi siap. Padahal sawahnya sudah mengering lagi, akibat seminggu terakhir curah hujan sangat rendah. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *