Flash News
No posts found

Anak Wanita Jadi Petinju, Begini Curhatan Sang Ibu

Rita Wulansari melatih atlet tinju yunior, baru – baru ini.

Rita Wulansari melatih atlet tinju yunior, baru – baru ini.

Rembang – Mempunyai anak perempuan yang ngotot menjadi petinju, membuat seorang ibu rumah tangga di dusun Kedungombo desa Sumberejo, Rembang tak bisa berbuat banyak untuk melarang.

Yah..begitulah sepenggal kisah yang dialami Endang Hastutik. Kebetulan salah satu putrinya, Rita Wulansari semakin cinta dengan cabang olahraga tinju. Rita berulang kali ikut turnamen tinju dan kerap menggondol medali. Gadis berusia 22 tahun tersebut, kini bahkan dipercaya untuk melatih petinju – petinju muda di Kabupaten Rembang.

Endang Hastutik mengaku sebenarnya sebagai seorang ibu, tak rela anaknya harus bertarung di atas ring. Ia khawatir akan menderita cedera berat, jika mendapatkan lawan yang lebih tangguh dan beringas.
Sudah sejak awal dirinya mengingatkan, namun Rita selalu meyakinkan bahwa kalau sudah memahami tekhnik bertinju, kemungkinan cedera bisa ditekan. Lantaran belum mampu mengusir kekhawatirannya 100 %, Endang pasti memberikan pesan khusus kepada Rita, sebelum bertanding. Yang pertama berdo’a dulu dan selanjutnya menjunjung tinggi sportivitas, demi meraih kemenangan. Beruntung, sejauh ini buah hatinya tersebut tidak pernah mengalami cedera.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kab. Rembang, Soetardjo turut mengapresiasi semangat Rita Wulansari, dalam membimbing adik – adik yuniornya.
Bersama pelatih tinju lain, Djanadi, Soetardjo mendorong supaya ring tinju di depan Stadion Krida Rembang dapat dioptimalkan. Targetnya, ketika ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah di Tegal tahun 2018 mendatang, cabang tinju mampu menyumbangkan 1 medali emas untuk kontingan Kab. Rembang.

Sementara itu, Rita Wulansari mengaku dulu awalnya mencicipi wushu, kemudian fokus ke tinju, karena merasa penasaran. Lama kelamaan malah ketagihan. Lulusan SMA N II Rembang ini mengamati untuk atlet – atlet senior tinju, persaingan di tingkat Jawa Tengah sangat berat.
Harapan ditumpukan kepada atlet tinju yunior. Ia rela menyisihkan waktu bermainnya, guna menempa atlet muda. Bakat dan semangat mereka sudah ada, tinggal dipoles dengan giat latihan. Rita bermimpi suatu saat menelurkan atlet tinju yang sanggup menembus level nasional. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *