Flash News
No posts found

Tunggu Kartu Jadi, Pasien Rawan Terlantar

Warga menunjukkan kartu BPJS Kesehatan saat akan berobat.

Warga menunjukkan kartu BPJS Kesehatan saat akan berobat.

Rembang – Gara – gara kartu BPJS Kesehatan belum jadi, pasien dari keluarga miskin tidak dilayani oleh pihak rumah sakit.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kab. Rembang, Waluyo mengaku beberapa kali mendengar informasi tersebut. Maka dirinya mengusulkan supaya ada surat pengantar yang menerangkan bahwa setelah pasien mendaftarkan diri dalam program BPJS, tetapi kartu belum selesai dicetak. Selama namanya tercantum dalam data base BPJS, mestinya pasien harus tetap mendapatkan pelayanan kesehatan oleh rumah sakit. Tentu kasihan apabila ditolak, padahal membutuhkan penanganan segera. Pasalnya dari hasil koordinasi dengan kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kab. Rembang, sejak pendaftaran hingga kartu tercetak, waktunya sekira 2 Minggu.

Waluyo menambahkan Pemkab Rembang tahun ini menganggarkan dana Rp 2,5 miliar, guna mengakomodir keluarga miskin yang belum masuk BPJS Kesehatan. Dari kuota 17 ribu warga, sampai periode bulan November ini sudah 11.500 an yang mendaftar. Artinya kuota masih tersisa 5 ribuan warga. Ia menghimbau aparat desa membantu menyosialisasikan kepada masyarakat, agar keluarga miskin lekas mendaftar BPJS Kesehatan. Syaratnya, surat pengantar dari kepala desa, surat keterangan tidak mampu (SKTM) diketahui oleh kepala desa dan camat, serta melampirkan copyan KTP dan Kartu Keluarga. Apabila sudah beres, desa tinggal menyampaikan kepada Dinsosnakertrans. Setelah diverifikasi, barulah diteruskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, untuk diurus kartunya di kantor BPJS.

Lebih lanjut Waluyo mengingatkan jangan mengurus kartu BPJS, pada saat pasien sudah jatuh sakit dan menjalani perawatan. Tentu saja hal itu akan menyulitkan. Lebih baik jangan menunggu sakit, supaya tidak kebingungan, karena dikejar – kejar waktu. Konsekuensinya, pasien harus membayar biaya pengobatan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *