Flash News
No posts found

Mayoritas Belum Tercetak, Nelayan Desak Percepatan

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan secara simbolis kartu asuransi nelayan, Minggu siang, bersamaan dengan pembukaan Benowo Festival.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan secara simbolis kartu asuransi nelayan, Minggu siang, bersamaan dengan pembukaan Benowo Festival.

Kaliori – Sebagian besar kartu asuransi nelayan untuk Kab. Rembang belum selesai dicetak. Dari total kuota 5.400, baru 1.200 kartu yang jadi dan siap didistribusikan.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Minggu siang (20 November 2016) menjelaskan kartu asuransi nelayan merupakan program dari pemerintah pusat. Pihaknya masih menantikan pencetakan 4.200 kartu lainnya, karena memang sangat ditunggu – tunggu kaum nelayan. Mengenai siapa yang berhak mendapatkan kartu asuransi tersebut, pemerintah telah menggariskan khusus bagi nelayan yang perahunya dibawah 10 Gros Ton (GT). Kalau di Kab. Rembang, nelayan pengguna perahu kecil atau perahu cokrik.

Abdul Hafidz menambahkan kartu asuransi nelayan seperti asuransi Jasa Rahardja, pada saat pengguna jalan mengalami kecelakaan lalu lintas. Pemegang Kartu asuransi nelayan bisa mengajukan klaim, apabila terjadi kecelakaan. Korban meninggal dunia, ahli waris berhak mendapatkan santunan Rp 200 juta, korban cacat tetap Rp 150 juta dan kalau nelayan menjalani perawatan di rumah sakit, biayanya akan ditanggung berdasarkan nominal tagihan yang dibebankan. Karena pemerintah sudah berupaya memberikan jaminan perlindungan, mestinya nelayan juga turut membantu menjaga laut agar tetap lestari.

Bersamaan event Benowo Festival di Pantai Pasir Putih, Minggu siang, Bupati Rembang secara simbolis menyerahkan kartu asuransi nelayan, kepada perwakilan nelayan.

Salah satunya Yauma, ketua kelompok nelayan desa Tunggulsari Kec. Kaliori. Yauma berharap tak ada rintangan selama beraktivitas mencari ikan. Namun dengan kehadiran kartu asuransi nelayan, membuat nelayan kecil seperti dirinya lebih tenang. Yauma mendorong ada percepatan distribusi kartu dari tingkat pusat. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *