Flash News
No posts found

Calon Kades Bacakan 5 Janji, Begini Isinya

Isi ikrar yang dibacakan calon Kades. (gambar atas) perwakilan calon Kades menandatangani surat pernyataan, Senin pagi.

Isi ikrar yang dibacakan calon Kades. (gambar atas) perwakilan calon Kades menandatangani surat pernyataan, Senin pagi.

Rembang – Pihak Polres Rembang mengingatkan kerawanan peredaran uang palsu menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, yang akan berlangsung tanggal 30 November 2016 di 43 desa.

Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto menyinggung masalah tersebut di sela – sela ikrar damai calon kepala desa di lantai IV Gedung Sekretariat Daerah, Senin pagi (21 November 2016). Kapolres sempat bertanya langsung kepada calon Kades, terkait politik uang. Jawaban mereka beragam. Sebagian menjawab ada, tapi sebagian lainnya tidak ada. Kalau politik uang marak, kemungkinan disisipkan uang palsu. Kerawanan lain, berupa persaingan kampanye hitam yang melibatkan antar calon dan ancaman kepada pemilih oleh tim sukses calon. AKBP Sugiarto mengajak kepada para calon kepala desa untuk menekan potensi kerawanan tersebut.

Ketika Bupati Rembang, Abdul Hafidz memberikan arahan, calon Kades diminta menghindari bagi – bagi uang. Dalam aturan, calon yang terbukti melakukan politik uang, bisa didiskualifikasi.

Tapi kalaupun terjadi, menurut Bupati janganlah berlebihan. Paling tidak untuk gantinya pemilih bekerja sehari. Selain itu, jangan coba – coba menggunakan uang palsu, karena bisa berbuntut panjang dan mengarah pada proses hukum.

Hafidz juga menghimbau lebih baik kalau ada masalah, diselesaikan sejak awal, sesuai dengan jadwal tahapan. Jangan setelah pemilihan selesai, calon kalah bersama pendukungnya mencari – cari kesalahan. Hal itu tentu tidak fair. Hafidz menambahkan momentum Pilkades bisa menjadi ajang masyarakat untuk belajar demokrasi secara sehat.

Dalam kesempatan itu, calon kepala desa membacakan ikrar damai, isinya siap terpilih dan siap tidak terpilih, mendukung calon Kades yang terpilih, menghormati keputusan panitia Pilkades, mentaati peraturan perundang – undangan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mempererat persaudaraan seluruh warga desa. Bupati meminta calon Kades tak sekedar membaca ikrar, tapi harus benar – benar diresapi dan dilaksanakan. Bagaimanapun kalau diingkari, pertanggungjawabannya kepada Tuhan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *