Flash News
No posts found

Tulang Punggung Keluarga, Korban Tabrakan Kapal Dimakamkan

Jenazah korban tiba di rumah duka, desa Pedak Kec. Sulang, Senin malam. Tampak para pelayat menggelar sholat jenazah.

Jenazah korban tiba di rumah duka, desa Pedak Kec. Sulang, Senin malam. Tampak para pelayat menggelar sholat jenazah.

Sulang – Jenazah korban tabrakan kapal yang terjadi di perairan Tuban, Jawa Timur, Senin malam (21 November 2016) dimakamkan di kampung asalnya, desa Pedak Kec. Sulang.

Korban adalah Kardjani (61 tahun). Jenazahnya tiba sekira pukul 20.00 WIB, diangkut dengan mobil ambulans Rumah Sakit dr. R Koesma Tuban. Kardjani turut menjadi korban tewas dalam tabrakan kapal antara kapal nelayan Mulya Sejati dengan kapal dagang berbendera Vietnam MV Thaison IV.

Setelah dikeluarkan dari mobil ambulans, peti jenazah langsung diletakkan di halaman depan rumah. Tampak anak korban terus menangis. Puluhan pelayat kemudian menggelar sholat jenazah dan doa bersama. Tak berselang lama, jenazah dimakamkan di pemakaman umum desa Pedak.

Supriyono “moblong”, salah satu kerabat korban mengaku kali pertama mengetahui peristiwa tabrakan kapal dari siaran berita televisi. Sekilas melihat nama Kardjani, ia bersama perwakilan keluarga berinisiatif mengecek ke pemilik kapal di Juana, Pati dan ternyata memang benar, Kardjani termasuk ABK yang menjadi korban. Begitu sudah pasti, barulah keluarga berangkat ke Tuban, untuk mengambil jenazah.

Supriyono menambahkan korban sudah puluhan tahun bekerja sebagai nelayan. Ibaratnya, tulang punggung keluarga. Yang bersangkutan enggan menjadi petani, lantaran tidak mempunyai sawah. Almarhum meninggalkan seorang isteri dan 3 anak. Ia sebatas mendo’akan agar arwahnya tenang di alam keabadian.

Kardjani merupakan salah satu dari 3 korban tewas yang jenazahnya ditemukan oleh Tim SAR. Sedangkan 12 korban hilang lainnya, masih dalam proses pencarian. Sementara untuk 12 ABK kapal Mulya Sejati sudah lebih dulu ditemukan dalam kondisi selamat. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *