Flash News
No posts found

Berkata Kasar Di Twitter, Pandu Sowan Gus Mus

Pandu Wijaya (baju kotak) menemui Gus Mus, Jum’at petang.

Pandu Wijaya (baju kotak) menemui Gus Mus, Jum’at petang.

Rembang – Pandu Wijaya, akhirnya pada hari Jum’at (25 November 2016) mendatangi kediaman Kiai A. Mustofa Bisri (Gus Mus), untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Pandu belakangan menjadi sorotan masyarakat, setelah menanggapi twitter Gus Mus tentang Sholat Jum’at di jalan raya, dengan kata – kata kasar bernada menghina. Bahkan banyak media nasional mengupas kicauan Pandu.

Pria berusia 25 tahun warga Probolinggo – Jawa Timur tersebut, merupakan tenaga kontrak PT. Adhi Karya dalam proyek renovasi Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.

Ketika Pandu pada Jum’at siang tiba di pondok pesantren Roudlotut Thalibien Leteh Rembang yang diasuh Gus Mus, sempat disambut oleh puluhan anggota Banser Nahdlatul Ulama. Pandu didampingi ibu dan dua kakaknya, kemudian masuk ke dalam ruang tamu. Namun tidak bisa langsung bertemu Gus Mus, lantaran sang kiai tengah beristirahat. Mereka menunggu sekira 3 jam. Barulah mendekati pukul 17.00 WIB, Gus Mus keluar untuk menemui tamu.

Dalam kesempatan itu, Pandu Wijaya mengaku khilaf dan memohon maaf. Gus Muspun memaafkan, karena sebelum datang ke rumahnya, Pandu juga sudah dimaafkan. Menjelang Maghrib, pertemuan berakhir. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *