Flash News
No posts found

Menggugah Kebhinekaan Lewat Sholawat, Warga Dihimbau Tak Berangkat Demo

Baliho terpasang di Alun – Alun Rembang, untuk menggugah semangat persatuan. (gambar atas) suasana kegiatan Rembang Bersholawat, Selasa malam.

Baliho terpasang di Alun – Alun Rembang, untuk menggugah semangat persatuan. (gambar atas) suasana kegiatan Rembang Bersholawat, Selasa malam.

Rembang – Tiga ribuan umat Islam di Kab. Rembang, Selasa malam (29/11) mengikuti kegiatan Rembang Bersholawat, di kawasan Alun – Alun Rembang.

Mereka dengan mengenakan pakaian serba putih, sudah ramai berdatangan ke alun – alun, sejak usai Maghrib. Acara tersebut digagas oleh Pemkab Rembang, guna menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus menyesuaikan perkembangan politik nasional, akhir – akhir ini yang cenderung memanas. Di berbagai sudut alun – alun tampak terpasang tulisan bernada menggugah semangat kebhinekaan.

Dengan dipandu ulama Habib Anis Syahab dari Jakarta, umat melantunkan sholawat nabi hingga mendekati tengah malam. Umat turut mendo’akan agar bangsa Indonesia tetap bersatu.

Kapolres Rembang, AKBP Sugiharto menghimbau masyarakat tidak berdemo ke Jakarta pada tanggal 02 Desember mendatang. Sejauh ini, warga Kab. Rembang tak terpancing oleh ajakan sejumlah kelompok. Sama halnya pada waktu demo pertama memprotes Ahok 04 November lalu, situasi Kab. Rembang juga cukup kondusif.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengajak umat Islam menjaga kerukunan dengan pemeluk agama lain. Bupati kemudian mengingatkan warga lebih berhati – hati dalam mengoperasikan media sosial, apalagi menyangkut masalah suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Menurutnya, kecanggihan tekhnologi harus disikapi secara bijak.

Kegiatan Rembang bersholawat akhirnya ditutup melalui penampilan 2 orang penari sufi dan pentas seribu rebana. Umatpun larut dalam suasana damai. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *