Flash News
No posts found

Akhirnya Ditutup Total, Menanti Bantuan Semen Indonesia

Jembatan desa Trembes Kec. Gunem yang longsor dan ditutup.

Jembatan desa Trembes Kec. Gunem yang longsor dan ditutup.

Gunem – Jembatan utama di sebelah selatan desa Trembes Kec. Gunem akhirnya ditutup total, karena kondisi tebing penghubung jembatan yang longsor semakin parah. Untuk sementara, lalu lintas dialihkan ke akses jalan alternatif di samping timur jembatan.

Camat Gunem, Teguh Gunawarman, Kamis siang (01 Desember 2016) menjelaskan seiring peningkatan curah hujan, jalan alternatif juga sempat tergerus air. Warga kemudian berinisiatif melakukan pengurukan. Menurutnya, arus kendaraan yang melintas memang tergolong ramai. Tidak hanya sepeda motor, tetapi juga mobil pengangkut bahan kebutuhan pokok, dengan tujuan pengiriman wilayah Gunem bagian selatan, seperti Dowan, Suntri, Tegaldowo dan Timbrangan. Tapi kalau kebetulan berpapasan dari dua arah, kendaraan harus berjalan secara bergantian. Khusus dump truk bisa saja lewat akses alternatif, selama sopirnya berani.

Teguh Gunawarman menambahkan pihaknya sudah melaporkan perkembangan terbaru keadaan jembatan Trembes kepada Pemkab Rembang. Menurut informasi, kabarnya PT. Semen Indonesia berencana turun tangan membantu perbaikan konstruksi jembatan. Selain itu, di sisi timur jembatan utama akan dibuatkan semacam bendungan mini. Tujuannya, supaya air tidak langsung menghantam tebing penyangga jembatan. Tapi bisa tertahan dulu. Kalau penuh, air baru melimpas ke bawah. Selain melindungi jembatan, air juga bermanfaat untuk pengairan lahan pertanian. Soal kapan digarap, kecamatan masih menunggu kepastiannya.

Sebagaimana pernah kami beritakan, jembatan desa Trembes Kec. Gunem sempat putus pada bulan Februari 2016 lalu. Bulan Mei diperbaiki dengan anggaran hampir Rp 200 juta. Diduga pengerjaan kurang memenuhi standar, membuat salah satu titik sebelah utara jembatan tergerus longsor dan akhirnya sekarang ditutup, karena membahayakan kalau tetap nekat dilewati. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *