Flash News
No posts found

Disinggung Kota Rembang Gelap, Begini Reaksi Bupati

LPJU padam mengakibatkan kondisi jalan di kota Rembang gelap.

LPJU padam mengakibatkan kondisi jalan di kota Rembang gelap.

Rembang – Kota Rembang dianggap masih gelap pada malam hari. Selain jumlah lampu penerangan jalan umum (LPJU) minim, keberadaan lampu yang sudah terpasang, juga sering ditemukan padam.

Sarman Wibowo, seorang wartawan saat sesi dialog dengan Bupati Rembang, belum lama ini menyoroti masalah tersebut. Ia yang tinggal di dusun Kedungdoro Jl. Pemuda Rembang berpendapat penampilan kota Rembang pada malam hari, perlu dipercantik melalui tambahan LPJU. Ia mencontohkan di sepanjang ruas Jl. Pemuda, yang terang benderang hanya toko HP Laut Bonang. Selain itu perempatan eks. Stasiun Rembang kearah timur sampai rumah sakit dr. R Soetrasno, selama ini juga masih gelap. Akibatnya rawan kecelakaan dan penjambretan. Karena warga setiap bulan rutin membayar pajak LPJU, Sarman mendesak pemkab Rembang memperbanyak lampu penerangan.

Menanggapi hal itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan tahun ini pihaknya melakukan pengadaaan 217 buah LPJU, disebar ke dalam kota dan 13 kecamatan lain. Termasuk jalan antara Eks. Stasiun sampai rumah sakit, saat ini selesai dipasangi LPJU, sehingga sudah terang. Sedangkan tahun 2017 mendatang, Pemkab akan mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar, guna menambah lampu penerangan.

Terkait pengawasan lampu padam, dirinya biasa keluar malam memantau situasi kota. Begitu mendapati LPJU mati, langsung menelfon Pelaksana Tugas Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Subhakti agar keesokan harinya segera ditangani.

Abdul Hafidz menimpali perbaikan lampu padam atau rusak, diakui memang terkendala jumlah petugas lapangan yang sangat terbatas. Meski demikian, apabila ESDM menerima laporan, pasti akan ditindaklanjuti secara bergantian. Ia meminta masyarakat bersabar, karena tidak bisa langsung ditangani. Kelak setelah Dinas ESDM dibubarkan, masalah LPJU akan ditunjuk seksi tersendiri, bergabung dalam lingkup Dishubkominfo. Dengan begitu diharapkan penanganan menjadi lebih efektif. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *