Flash News
No posts found

Mimpi Warga Yang Layak Diwujudkan, Usai Temuan Gas Besar

Sejumlah pekerja dari PHE Randugunting II berbincang di sekitar lokasi pengeboran Migas desa Krikilan Kec. Sumber, belum lama ini.

Sejumlah pekerja dari PHE Randugunting II berbincang di sekitar lokasi pengeboran Migas desa Krikilan Kec. Sumber, belum lama ini.

Sumber – Setelah diketahui ada kandungan gas cukup besar di wilayah desa Krikilan Kec. Sumber, sejumlah kalangan berharap kelak untuk jangka panjang, masyarakat bisa mendapatkan pasokan gas secara gratis melalui sambungan instalasi khusus.

Kepala desa Ronggomulyo Kec. Sumber, Ali Suyitno, Kamis siang (12 Januari 2017) menjelaskan proses eksplorasi memang berada di tanah desa Krikilan. Namun jarak antara lokasi pengeboran dengan permukiman penduduk desa Ronggomulyo cukup dekat, bahkan kurang dari 1 kilo meter. Selama pengeboran berlangsung, bunyi alat – alat berat terdengar jelas. Karena dampak kegiatan pekerja Pertamina dirasakan oleh warga, tentu sesuatu yang wajar apabila masyarakat ikut mengharapkan kompensasi berupa gas gratis. Selain itu, warganya juga ingin turut dilibatkan dalam perekrutan tenaga kerja non skill jika sumur Migas jadi dikelola. Selama sama – sama menguntungkan, Ali Suyitno menegaskan desa maupun masyarakat akan mendukung kerja Pertamina.

Tokoh warga di Kec. Sumber, Gunanto membenarkan pasca syukuran dengan menyembelih 3 ekor sapi, masyarakat terutama di desa Krikilan dan Ronggomulyo memang semakin hangat membicarakan potensi gas berlimpah di desa Krikilan. Mereka kemudian berangan – angan untuk bisa menikmati gas gratis melalui jalur pipa distribusi dari sumber gas ke rumah – rumah, seperti halnya yang didapatkan warga sebuah desa di Kec. Menden Kab. Blora. Tentu program semacam itu masih lama, mengingat Pertamina tengah intensif melakukan uji kandungan dari hasil pengeboran.

Camat Sumber, Heriyono mengungkapkan khusus usulan tenaga non skill dari desa Ronggomulyo, Pertamina sudah menyetujui. Sedangkan usulan lain, bisa dimusyawarahkan. Yang penting masyarakat menggunakan cara – cara prosedural.

Sebelumnya Bupati Rembang, Abdul Hafidz sempat menyampaikan supaya Pertamina jangan melupakan lingkungan sekitar, apabila sukses mengembangkan gas di sumur desa Krikilan. Salah satu yang diharapkan mudah memperoleh gas. Apalagi gas bersubsidi 3 kilo gram belakangan ini kerap langka dan menyulitkan masyarakat kecil.

Sementara itu, Pimpinan proyek pengeboran Migas Krikilan dari Pertamina Hulu Energi Randugunting II, Rico Media Putra menyebutkan pihaknya masih fokus meneliti seberapa besar kandungan gas. Meski memang kapasitasnya besar, diluar prediksi awal. Setelah angka rinci ketemu, barulah menjadi bahan menentukan kebijakan berikutnya yang diambil oleh Pertamina pusat dan pemerintah. Terkait harapan warga yang menginginkan sambungan gas gratis, menurutnya kelak bisa dibicarakan bersama Pemkab Rembang. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *