Flash News
No posts found

Berulang Kali Terjadi Pengrusakan, Pelaku Masih Bebas Melenggang

Tiang beton portal yang ada di depan markas Koramil dan kantor kecamatan Sedan tinggal tersisa sedikit, seusai dirusak.

Tiang beton portal yang ada di depan markas Koramil dan kantor kecamatan Sedan tinggal tersisa sedikit, seusai dirusak.

Sedan – Pengrusakan portal sudah berulang kali terjadi di jalur antara Karas – Sidorejo Kec. Sedan, namun sampai saat ini belum diketahui pelakunya. Sejumlah warga heran, padahal posisi portal berada di depan markas Koramil dan kantor kecamatan Sedan.

Abdul Mun’im, seorang warga desa Sidorejo Kec. Sedan mengatakan seandainya ada pelaku merusak portal, anggota TNI yang piket di Koramil Sedan, paling tidak bisa mengingatkan atau bahkan mencegah. Bagaimanapun membongkar portal, butuh waktu lama dan menimbulkan suara keras. Artinya harus ada komunikasi, antara Dishub dengan aparat desa setempat, kecamatan dan Koramil.

Meski portal terkadang dianggap sepele, hanya 2 tiang beton, namun barang tersebut aset pemerintah dan bertujuan menjaga kondisi jalan. Mun’im berharap apabila ada portal baru, sebaiknya jangan di tempat tersebut. Kasihan bagi pengguna jalan kendaraan besar yang belum tahu, begitu sampai harus putar balik. Padahal posisi area untuk memutar balik tidak memungkinkan. Lebih baik portal diletakkan di ujung pertigaan jalan desa Karas, Pandangan dan Kragan.

Sekretaris Desa Karas Kec. Sedan, Kasturi membenarkan masyarakat sekitar portal sulit mengetahui siapa pengrusaknya, karena pelaku mengambil waktu tengah malam, dikala mayoritas warga terlelap tidur. Warga sendiri setuju – setuju saja terhadap pemasangan portal. Namun yang kerap menjadi keluhan, buat apa ada portal, kalau jalannya juga rusak parah. Kasturi menimpali semenjak jembatan Pamotan dibuka, sepengetahuannya tidak ada truk – truk besar lewat ruas jalan Karas – Sedan. Kecuali bus mini dan truk colt diesel.

Camat Sedan, Subhkan berharap kalaupun ada pemasangan portal lagi, sebaiknya jangan di depan pintu kantor kecamatan. Mengingat ketika arus lalu lintas padat bersamaan dengan keluar masuk tamu kecamatan, suasana semakin semrawut. Ia mengusulkan digeser ke lokasi semula di dekat Balai Desa Karas. Soal desakan warga supaya dipasangi kamera pengintai CCTV, guna mengetahui pelaku pengrusak portal, Camat menganggap tidak perlu, karena portal tidak bersifat permanen.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kab. Rembang, Suyono menyatakan ada portal atau tidak, mestinya pengemudi kendaraan berat tidak nekat lewat jalur Karas – Sidorejo – Sedan. Mengingat kondisi jembatan Sidorejo sudah tergerus longsor. Kalau sampai putus, yang rugi juga masyarakat luas. Saat ditanya kenapa portal berada di depan Koramil dan kantor kecamatan, Dishub semata – mata mempertimbangkan agar aman. Tapi nyatanya tetap saja dirobohkan orang tak dikenal. Pasca peristiwa itu, pihaknya belum berencana memasang portal lagi.

Suyono menambahkan kamera pengintai CCTV belum diperlukan, kalau hanya sekedar ingin mengetahui pelaku pembongkaran portal. Dishub sebatas melapor ke Polsek Sedan, biar nantinya Polsek yang menindaklanjuti. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *