Flash News
No posts found

Jajak Pendapat Ala Bupati, Tanyakan Enak Mana UN Manual Dengan UNBK

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat meninjau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Rabu pagi.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat meninjau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Rabu pagi.

Rembang – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau Ujian Nasional (UN) tingkat SMP / MTS sederajat di sejumlah sekolah, Rabu pagi (03 Mei 2017).

Bupati Rembang, Abdul Hafidz meninjau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah SMPN 1 Lasem, SMK NU Lasem digunakan oleh siswa SMP N 2 Lasem, SMP N 3 Lasem dan SMP NU Lasem, kemudian bergeser menuju MTS Lasem yang menumpang di MAN Lasem serta Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) di  SMP N 1 Pancur. Khusus Wakil Bupati, Bayu Andriyanto meninjau di SMP N 2 Rembang, SMP Muhammadiyah dan MTS Mualimin Mualimat.

Dari hasil pantauan tersebut, Bupati mengatakan pada prinsipnya berjalan lancar, meskipun ada satu siswa SMP NU Lasem yang tidak hadir karena sakit sehingga harus mengikuti ujian susulan. Dari segi jaringan sampai pantauan berakhir juga tidak mengalami masalah. Kalaupun ada komputer mengalami gangguan, langsung diatasi oleh petugas operator.

Di setiap sekolah, Bupati sempat melempar pertanyaan kepada sejumlah siswa, terkait  memilih mana antara UN manual atau UNBK. Hasilnya, hampir semua siswa menjawab  lebih memilih sistem UNBK.

Abdul Hafidz menginginkan pada tahun 2018 mendatang, semua SMP dan MTS sudah melaksanakan UNBK sesuai dengan Intruksi dari Kementerian Pendidikan. Maka Pemkab akan mulai menyiapkan sarana dan prasarananya, melalui anggaran perubahan tahun 2017.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP N 3 Lasem, Estu Budi Winarni menyebutkan sebanyak 192 siswanya mengikuti UN tahun ini dengan menumpang ke SMK NU Lasem, karena sekolahnya baru memiliki 18 unit komputer. Apabila Pemkab membantu penambahan komputer, pihaknya optimis bisa menggelar UNBK secara mandiri.

Hal senada diungkapkan Indira Duaty, siswa SMP N 3 Lasem. Indira menuturkan lebih senang melaksanakan UNBK, dibandingkan ujian nasional berbasis kertas dan pensil. Alasannya, tidak perlu susah – susah menghitami bulatan pada lembar jawab, sehingga proses mengerjakan soal menjadi lebih cepat. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *