Flash News
No posts found

Bupati Geram Ulah Oknum, Puluhan Laporan Masuk Setiap Hari

Bupati Rembang, Abdul Hafidz (kaos hijau) ikut jalan santai, Minggu pagi. Ia mengecam tindakan pungutan liar yang mengincar PAUD dan TK.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz (kaos hijau) ikut jalan santai, Minggu pagi. Ia mengecam tindakan pungutan liar yang mengincar PAUD dan TK.

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz merasa geram terhadap aksi pungutan liar yang menyasar Taman Kanak – Kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Modusnya, ingin mendapatkan jatah dari penyaluran biaya operasional, sambil mengatasnamakan Bupati. Bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) khusus PAUD saja yang dicairkan mulai bulan April lalu, mencapai Rp 16 miliar lebih.

Abdul Hafidz ketika kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional di Alun – Alun Rembang, Minggu pagi (07 Mei 2017) menegaskan hal itu tidak benar. Justru dirinya menentang segala bentuk pungutan liar. Ia merasa perlu menyampaikan masalah tersebut, karena belakangan ini banyak yang melapor, melalui pesan singkat sms atau telefon. Bahkan setiap hari tak kurang dari 20 orang menyampaikan informasi pungutan dari oknum – oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi.

Daripada menjadi bola liar, Bupati langsung mengancam akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti ikut bermain. Kalau isyu semacam itu terus bergulir,  justru dapat membuat citra Dinas Pendidikan menjadi jelek.

Lebih lanjut Bupati mengajak lewat Hari Pendidikan Nasional, sebagai sarana mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan di Kab. Rembang. Dilihat dari sisi kualitas, kuantitas dan sarana pra sarananya. Kedepan harus lebih baik. Semua akan terwujud, manakala ada kebijakan manajemen yang tepat. Dinas Pendidikan didorong untuk memperbaiki setiap kekurangan dan meningkatkan prestasi yang sudah baik.

Jalan santai Minggu pagi diikuti ribuan peserta, mulai dari kalangan guru, pelajar dan masyarakat umum. Bupati Abdul Hafidz ikut bergabung, berbaur bersama dengan peserta jalan santai lainnya. Melintasi route Alun – Alun, Jl. Diponegoro, Perempatan Jaeni, Jl. Dr Sutomo dan berakhir di Alun – Alun lagi, sekaligus ditutup dengan pengundian hadiah. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *