Flash News
No posts found

Pencuri Burung Digropyok Warga, Polisi Gelar Mediasi

Suasana mediasi di Mapolsek Rembang Kota, melibatkan kedua belah pihak. Kasus pencurian burung akhirnya didamaikan polisi.

Suasana mediasi di Mapolsek Rembang Kota, melibatkan kedua belah pihak. Kasus pencurian burung akhirnya didamaikan polisi.

Rembang – Warga dusun Bagel desa Mondoteko, Rembang Minggu (14 Mei 2017) sekira pukul 22.30 WIB menangkap seorang remaja yang diduga mencuri burung di rumah warga desa setempat.

Tersangka berinisial YEP (19 tahun) warga sebuah desa di Kec. Sulang itu, kepergok mencuri burung kenari di dalam sangkar milik Ahmad Sinaan Khotib (35 tahun). Warga sekitar TKP sempat merasa emosi, kemudian menyerahkan tersangka kepada kepala desa, untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Sunarmin, menjelaskan pihaknya menggelar mediasi di kantor Mapolsek, Senin (15 Mei 2017), antara kedua belah pihak. Akhirnya, pemilik burung sepakat tidak akan menuntut secara hukum. Yang penting burung kenari miliknya bisa dikembalikan. Sedangkan tersangka pelaku berjanji tak akan mengulangi perbuatan seperti itu lagi, sekaligus menandatangani surat pernyataan, diketahui kepala desa masing – masing.

AKP Sunarmin menambahkan pihaknya belakangan ini sering mendengar informasi seputar pencurian burung cukup marak, terutama di kawasan kota Rembang. Sejumlah korban melapor ke polisi, namun banyak pula yang enggan melapor. Agar tidak terulang kembali, ia sebatas mengingatkan pemilik menaruh burung di tempat yang aman. Sering kali sangkar digantungkan di teras depan rumah, sehingga pelaku pencuri mudah melancarkan aksinya.

Menurut Kapolsek, kasus pencurian burung di dusun Bagel bisa terungkap, karena kebetulan warganya banyak yang begadang sampai larut malam di warung. Hal itu bisa berfungsi untuk menekan angka kriminalitas. Kesadaran masyarakat tidak main hakim sendiri saat ada tersangka pelaku kejahatan tertangkap, juga layak diacungi jempol. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *