Flash News
No posts found

Jenazah Agus Ditolak Masyarakat, Mereka Punya 2 Alasan

Jenazah tersangka pelaku, Agus “Jabrix”.

Jenazah tersangka pelaku, Agus “Jabrix”.

Lasem – Pihak desa dan masyarakat desa Karangturi Kec. Lasem menolak jenazah Agus “Jabrix”, tersangka pelaku percobaan pembegalan dimakamkan di makam desa Karangturi.

Aparat desa bersama sejumlah tokoh warga menyampaikan hal itu, ketika mendatangi Mapolsek Lasem, Sabtu siang (03 Juni 2017).

Kapolsek Lasem, AKP Sunardi dikonfirmasi Reporter R2B membenarkan penolakan tersebut. Alasan warga ada 2, yakni Agus “Jabrix” bukan warga desa Karangturi. Melainkan asli Malang, Jawa Timur dan sebatas menumpang di rumah kerabatnya yang bermukim di desa Karangturi. Selain itu, Agus “Jabrix” dianggap sering memicu keresahan masyarakat setempat, karena berulang kali terlibat tindak kejahatan.

AKP Sunardi menambahkan kerabat Agus “Jabrix” angkat tangan alias tidak punya biaya pemakaman. Meraka pasrah kepada polisi maupun rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang. Polisi kemudian berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit, akhirnya jenazah dimakamkan di pemakaman umum Krapyak, Rembang, Sabtu siang dengan biaya dari polisi & rumah sakit.

Sebagaimana diberitakan, Agus “Jabrix” (35 tahun), diduga terlibat dalam kasus percobaan pembegalan truk di jalur Pantura. Setelah dikejar polisi, Agus tewas, karena masuk jurang di sebelah utara desa Langgar Kec. Sluke. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *