Flash News
No posts found

5 Hari Sekolah, Begini Sikap PGRI Rembang

Siswa di Lasem menolak rencana 5 hari sekolah, belum lama ini.

Siswa di Lasem menolak rencana 5 hari sekolah, belum lama ini.

Rembang – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rembang menolak rencana kebijakan pemerintah yang akan memberlakukan 5 hari sekolah, untuk menggantikan program 6 hari sekolah.

Ketua PGRI Kabupaten Rembang, Jumanto, hari Minggu (18 Juni 2017) menuturkan saat sekolah berjalan sekarang, dari Senin sampai dengan Sabtu, total jam pembelajaran 37,5 jam setiap pekan. Nantinya kalau sekolah masuk dari Senin hingga Jum’at, aktivitas belajar mengajar justru ditambah menjadi 40 jam. Sementara guru dengan tunjangan profesi atau biasa disebut sertifkasi, wajib mengajar selama 24 jam. Sudah pasti siswa bersekolah sampai jam 16.00 WIB. Beban konsentrasi guru maupun siswa akan bertambah berat. Parahnya lagi siswa kesulitan mengatur waktu ikut pendidikan madrasah pada sore hari.

Padahal menurutnya sistem yang berlangsung selama ini sudah cukup ideal. Setelah pulang sekolah di jenjang pendidikan formal, sorenya anak belajar mengaji ke madrasah. Kombinasi tersebut sebagai bagian memperkuat pembinaan karakter. Tapi kalau sekolah saja sampai sore, besar kemungkinan siswa malas mengaji, lantaran kelelahan dan waktunya terlalu mepet.

Jumanto menambahkan akan lebih baik Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan mengkaji aturan 5 hari sekolah. Kalau memang dari hasil kajian, ternyata penerapannya sulit, maka jangan dipaksakan. Apalagi belakangan ini berbagai kalangan terang – terangan menolak kebijakan dari sang Menteri, Muhadjir Effendi.

Jumanto yang berprofesi sebagai pengawas SMP di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Rembang ini mengutarakan sikap PGRI akan dipertegas lagi melalui rapat kerja nasional di Yogyakarta, yang berlangsung tanggal 21 – 23 Juli mendatang. Program 5 hari sekolah kemungkinan menjadi salah satu topik pembahasan. Kabupaten Rembang sendiri siap mengirimkan 4 orang perwakilan dalam forum tersebut. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *