Flash News
No posts found

Soal Anak Yatim, Bupati Canangkan Kebijakan Bagi ASN

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan infaq kepada pengurus Masjid desa pandan Kec. Pancur.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan infaq kepada pengurus Masjid desa pandan Kec. Pancur.

Pancur – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Rembang, akan diwajibkan untuk berinfaq kepada anak yatim. Mulai ASN golongan tertinggi sampai yang terendah.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang, Abdul Hafidz ketika memberikan tausiyah seusai sholat tarawih di Masjid desa Pandan, kecamatan Pancur Sabtu malam (17/06). Besaran minimal infaq Rp.100 ribu.

Jumlah ASN di kabupaten Rembang sekira 7.300 orang, kemudian dikalikan Rp.100 ribu, maka infaq yang terkumpul mencapai Rp. 730 Jutaan. Angka itu belum dihitung jika sekelas Sekda infaqnya lebih besar, mencapai Rp. 500 ribu, sedangkan kepala organisasi perangkat daerah Rp.300 ribu, hasil yang didapat pasti semakin banyak dan sangat membantu mereka anak yatim. Bupati meyakini manakala anak yatim diperhatikan, akan mendatangkan berkah bagi kemajuan kabupaten Rembang.

Menurut Hafidz, masih banyak umat membedakan antara sholat dengan zakat maupun sodaqoh. Rajin beribadah sholat dan sering naik haji, tetapi minus bersodaqoh. Lebih lanjut Bupati yang juga lulusan pondok pesantren itu membeberkan bahwa manusia ketika sudah meninggal dunia, tidak dapat mengumpulkan pahala lagi. Kecuali tiga hal yang dapat menjadikan pahalanya bertambah, salah satunya amal sedekah.

Pada bagian akhir, Bupati menyentil sifat sebagian warga yang cenderung ingin merebut hak orang miskin. Contohnya dalam pembagian beras keluarga miskin (Raskin), dimana keluarga mampu ternyata masih ingin mendapatkan jatah. Hal itu menunjukkan mereka tidak mau bersyukur atas karunia yang telah diberikan oleh Allah SWT. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *