Flash News
No posts found

Kenalan Lewat BBM, Berujung Pencabulan

Kaur Binops Satreskrim Polres Rembang, Iptu Moch. Edi Sismanto sempat terkekeh mendengar pengakuan tersangka pencabulan anak di bawah umur.

Kaur Binops Satreskrim Polres Rembang, Iptu Moch. Edi Sismanto sempat terkekeh mendengar pengakuan tersangka pencabulan anak di bawah umur.

Rembang – Karena pengaruh HP, seorang anak di bawah umur menjadi korban pencabulan. Polres Rembang menangkap tersangka pelaku, yang kenal dengan korban melalui komunikasi Blackberry Messenger (BBM).

Tersangka berinisial BP (19 tahun), warga desa Tritunggal kecamatan Rembang Kota. Korbannya, sebut saja Bunga, bukan nama sebenarnya (14 tahun), warga sebuah desa di kecamatan Rembang Kota.

Tersangka mengaku kali pertama kenal Bunga lewat BBM. Belakangan sering berkirim kabar dan akhirnya janjian untuk bertemu sekira pukul 21.00 WIB, tanggal 29 Juni 2017. BP sempat mengajak Bunga ke tempat tongkrongan teman – temannya. Saat akan diajak pulang, Bunga menolak. BP memilih memasukkan Bunga ke dalam kamar rumahnya. Terjadilah tindak pencabulan, tapi belum sampai mengarah hubungan badan. Ia berdalih tidak pernah memaksa korban.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Ibnu Suka menjelaskan ketika Bunga dibawa tersangka, orang tua korban melakukan pencarian, lantaran sudah larut malam, yang bersangkutan tidak berada di dalam kamar. Mereka kebetulan berpapasan di jalan, sehingga sempat memicu keributan. Polisi turun tangan menengahi, kasus pun berujung proses hukum.

Mengingat korban masih di bawah umur, BP harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Soal kenapa korban menurut saja, polisi menduga akibat kuatnya pengaruh media sosial sekarang. Maka ia mengimbau orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak – anaknya, sehingga bisa memanfaatkan kecanggihan tekhnologi untuk keperluan positif.

Tersangka BP, hari Selasa (04 Juli 2017) telah ditahan di sel Mapolres Rembang. BP dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 82 Undang – Undang Perlindungan Anak dan pasal 332 KUHP. Ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *