Flash News
No posts found

Ditetapkan Tersangka Kredit Fiktif, Gunakan 3 Modus Operandi

Kredit fiktif (ilustrasi).

Kredit fiktif (ilustrasi).

Rembang – Setelah cukup lama melakukan penyelidikan, Kejaksaan Negeri Rembang akhirnya menetapkan seorang tersangka dalam kasus penyimpangan kredit fiktif yang diduga melibatkan oknum pegawai PD. BPR BKK Lasem. Perhitungan sementara berdasarkan audit internal, nilai kerugiannya mencapai Rp 1,2 Miliar.

Tersangka yakni AAR (38 tahun), alamat terakhir tinggal di Perumahan Tireman, sebelah timur sekolah MAN Rembang. Saat penyimpangan terjadi, tersangka menduduki posisi Kepala Seksi Pemasaran PD. BPR BKK Lasem.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rembang, Rizal Ramdhani menjelaskan tersangka menggunakan 3 modus. Diantaranya memakai nama orang lain untuk mengajukan pinjaman, kemudian kredit domplengan (semisal peminjam mengajukan Rp 30 juta, diubah dengan lebih besar dan sisanya digunakan untuk pribadi) dan modus terakhir menggelapkan setoran dari pemohon kredit. Artinya, angsuran yang diberikan oleh warga, tidak disetorkan ke PD. BPR BKK Lasem.

Rizal menambahkan saat masih proses penyelidikan, AAR selalu datang memenuhi panggilan. Namun ketika naik status ke tingkat penyidikan, tersangka sudah 3 kali tidak hadir memenuhi panggilan. Sementara ini pihaknya menunggu hasil audit dari Inspektorat. Kalau ternyata yang bersangkutan menghilang, maka akan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Namun Rizal mengimbau tersangka mau kooperatif, supaya kasusnya cepat selesai. Kalau nekat kabur, justru akan merugikan tersangka sendiri.

Petugas Kejaksaan Negeri Rembang tiap kali mengirimkan surat panggilan, ditujukan ke 2 lokasi. Masing – masing ke alamat terakhir di Perumahan Tireman maupun ke kantor PD. BPR BKK Lasem, mengingat AAR masih tercatat sebagai pegawai perusahaan milik daerah tersebut. Sejauh ini belum muncul tanda – tanda keberadaan tersangka. Keluarga tidak tahu menahu, alasannya AAR disebutkan sudah lama berpisah dengan sang isteri.  (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *