Flash News
No posts found

Ritual Tanam Kepala Di Gua Rondho, Ajarkan Cinta Lingkungan

Kegiatan ritual budaya di Gua Rondo desa Dadapan Kec. Sedan.

Kegiatan ritual budaya di Gua Rondo desa Dadapan Kec. Sedan.

Sedan – Warga desa Dadapan kecamatan Sedan masih menjaga warisan tradisi menanam kepala kambing di Gua Rondho.

Masyarakat setempat Jum’at sore (04/08) mengarak kepala kambing dan tumpeng dari dalam kampung menuju Gua Rondho yang berjarak 300 an meter, sebelah selatan kampung.

Kepala Desa Dadapan kecamatan Sedan, Zuber Utsman mengatakan masyarakat menggelar do’a bersama di dalam Gua Rondho. Kegiatan tersebut lebih mengarah pada ritual budaya, dengan tujuan memohon kepada Yang Maha Kuasa, agar kampungnya dijauhkan dari bencana alam dan warga mendapatkan kesejahteraan. Sama sekali tidak terkait dengan hal – hal mistis. Usai berdo’a, dilanjutkan dengan menanam kepala kambing.

Zuber Utsman menambahkan disebut Gua Rondho, karena menurut legenda dulu ditempati seorang janda. Selama ini keberadaan gua, belum diberdayakan untuk wisata alam. Tapi potensinya cukup bagus kalau ingin dikembangkan, karena masih alami. Ada 3 bagian gua, meliputi paling depan, tengah dan ujung paling belakang. Saat melangsungkan do’a bersama di mulut gua, hampir 30 orang bisa masuk. Ada 1 bagian gua yang belum dijelajahi, mengingat situasinya sangat gelap. Konon kalau ditelusuri, mampu tembus sampai ke Lasem.

Salah satu warga desa Dadapan, Mukhlis berpendapat kearifan lokal semacam itu mesti tetap dilestarikan. Tak sekedar ingin menjaga warisan turun temurun, melainkan juga berfungsi untuk mengenalkan Gua Rondho, terutama kepada generasi muda. Tujuannya agar mereka turut menjaga lingkungan, karena dipercaya gua juga tempat berkumpulnya sumber air. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *