Flash News
No posts found

Banyak Makna, Meski Di Tengah Kepungan Tawa

Warga dusun Karangtengah desa Pamotan mengikuti lomba gerak jalan dengan mengenakan daster, Sabtu pagi.

Warga dusun Karangtengah desa Pamotan mengikuti lomba gerak jalan dengan mengenakan daster, Sabtu pagi.

Pamotan – Apa jadinya ketika rombongan kaum pria ikut lomba gerak jalan, dengan mengenakan pakaian daster. Tentu saja mengundang gelak tawa, lantaran gerak langkah mereka menjadi terbatas.

Kegiatan unik tersebut berlangsung saat lomba gerak jalan di desa pamotan kecamatan Pamotan, Sabtu pagi (12 Agustus 2017), untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 72.

Seorang warga desa Pamotan, Riyanto mengatakan kebetulan lomba tingkat kecamatan ini diikuti setiap desa. Khusus untuk desa Pamotan, setiap RT mengirimkan 1 regu peserta. Begitu melintas kelompok dari dusun Karangtengah, tawa penonton seketika pecah. Pasalnya, belasan kaum pria dengan dandanan menor, kompak gerak jalan memakai daster. Penampilan beda mereka tampak mencolok, dibandingkan barisan lainnya.

Momen seperti itu cukup menarik, bahkan berulang kali menjadi sasaran obyek foto dari masyarakat yang memenuhi pinggir jalan. Peserta sendiri melewati route dari lapangan sepak bola desa pamotan, kemudian menyusuri jalan besar, depan Masjid Pamotan dan kembali lagi ke lapangan.

Seorang peserta gerak jalan, Nanang mengaku ide memakai daster kebetulan dilontarkan spontan, sebelum lomba. Alasannya, supaya menarik perhatian penonton. Meski tidak sebebas kalau menggunakan celana panjang, namun baginya tetap menyenangkan. Nanang menimpali yang penting semangat menyambut HUT Kemerdekaan RI, sekaligus bersemangat pula ikut mengisi pembangunan, sesuai bidang kerja masing – masing. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *