Flash News
No posts found

Jelang Pembangunan Pasar Wonokerto, Ada Yang Harus Diwaspadai

Lahan di desa Wonokerto Kec. Sale yang akan menjadi lokasi pembangunan pasar.

Lahan di desa Wonokerto Kec. Sale yang akan menjadi lokasi pembangunan pasar.

Sale – Warga desa Wonokerto kecamatan Sale meminta supaya desa setempat mewaspadai makelar kios maupun los tempat berjualan, menjelang pembangunan pasar kabupaten di lahan desa Wonokerto kecamatan Sale.

Seorang warga desa Wonokerto, Ahmad Rouf, Minggu siang (13 Agustus 2017) menuturkan semangat dari pembangunan pasar tersebut, mengutamakan calon pedagang dari masyarakat sekitar pasar dulu. Termasuk pedagang yang selama ini berjualan di pasar “krempyeng” Wonokerto. Setelah ada kelebihan, baru diperuntukkan bagi warga luar kampung. Tim dari desa mesti mencermati latar belakang pendaftar, memang murni pedagang atau meragukan.

Kalau dicurigai sebagai calo, dirinya berharap ditolak saja. Jangan sampai ketika kelak sudah mendapatkan kios atau los, setelah itu langsung dijual kepada pihak lain, untuk mengantongi keuntungan. Rouf telah mengkomunikasikan kerawanan tersebut kepada panitia di desa. Tapi yang jelas masyarakat mendukung pembangunan Pasar Wonokerto sebagai simpul perekonomian baru. Terkait harga, dirinya yang kebetulan berminat membeli kios, sementara belum mengetahui secara rinci.

Camat Sale, Kunardi ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya baru saja menerima informasi dari kepala desa Wonokerto. Intinya, sangat banyak pendaftar yang ingin menempati pasar tersebut. Bahkan dipastikan tidak ada kios atau los menganggur. Ia menyadari tingginya antusias, sehingga perlu ada pengaturan. Seleksi penentuan pedagang, menurutnya akan ditangani oleh Disperindagkop Dan Industri Kecil Menengah kabupaten Rembang.

Kunardi menambahkan keberadaan Pasar Wonokerto yang menempati lahan bengkok seluas 5 ribu meter persegi itu, cukup strategis. Sangat memungkinkan, masyarakat dari arah Mrayun, kemudian dari arah Tahunan dan Sale berbelanja di lokasi tersebut. Sejak awal Pemkab Rembang mencanangkan pasar besar di kecamatan Sale yang buka setiap hari. Tujuannya, supaya perputaran uang tidak banyak lari ke daerah Jatirogo, Tuban, Jawa Timur. Melainkan bisa berkutat di daerah sendiri, sehingga perekonomian wilayah perbatasan bagian timur dapat terangkat.

Proyek pembangunan pasar kabupaten di desa Wonokerto dianggarkan sebesar Rp 5,2 Miliar. Hingga hari Minggu (13/08) masih tahap proses lelang tender. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *