Flash News
No posts found

Tronton Pos Indonesia Vs Tronton Keramik, Dampaknya Ngeri

Kecelakaan melibatkan 2 truk tronton. (gambar atas) warga membantu evakuasi paket barang yang masuk ke tambak, Minggu pagi.

Kecelakaan melibatkan 2 truk tronton. (gambar atas) warga membantu evakuasi paket barang yang masuk ke tambak, Minggu pagi.

Kaliori – Truk tronton milik PT. Pos Indonesia bertabrakan dengan truk tronton bermuatan keramik di jalur Pantura Semarang – Surabaya, tepatnya di sebelah barat balai desa Purworejo kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Minggu (13 Agustus 2017) sekira pukul 05.00 WIB.

Menurut hasil olah TKP pihak kepolisian, kecelakaan bermula truk PT. Pos Indonesia bermuatan paket barang yang dikemudikan Riski Setiawan (24 tahun), warga Bandar Lampung melaju dari arah Semarang, menuju ke timur. Diduga Riski yang tercatat sebagai sopir baru mengantuk. Akibatnya kendaraan berjalan oleng ke kanan. Setelah itu, truk PT. Pos Indonesia menabrak truk bermuatan keramik yang dikemudikan Suryanto (49 tahun) warga Lumajang – Jawa Timur, dari arah berlawanan.

Suryanto mengaku sudah berusaha menghindar, namun tetap saja dihantam truk PT. Pos Indonesia. Usai tabrakan, truk paket maupun truk pembawa keramik terguling masuk tambak. Ia berusaha menyelamatkan diri dari kubangan lumpur tambak.

Dampak dari kecelakaan membuat puluhan paket barang tercebur ke tambak. Paket – paket itu rencananya akan dikirim ke berbagai daerah. Petugas pos dibantu warga sekitar berusaha mengevakuasi barang yang basah kuyup. Belum diketahui secara rinci, berapa yang mengalami kerusakan, nantinya perlu dicek satu per satu. Awak truk PT. Pos Indonesia belum bisa memberikan penjelasan, karena masih shock.

Kondisi lebih parah juga menimpa truk keramik. Dari total 30 ton keramik, semua tercebur ke tambak. Diperkirakan banyak yang pecah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Hanya sopir truk paket, Rizki Setiawan menderita luka ringan di bagian kepala dan dibawa ke Puskesmas terdekat.

Kanit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda M. Syafik Karim membenarkan selama ini jalur Pantura desa Purworejo – Tasikharjo kecamatan Kaliori terkenal menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas. Maka ia mengimbau pengguna jalan yang lewat agar lebih waspada. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *