Flash News
No posts found

Kebakaran Picu Kepanikan, Berawal Dari Kerja Bhakti

Warga bersama petugas Damkar menghalau api yang mendekati perumahan penduduk di desa Warugunung kecamatan Pancur, Jum’at siang.

Warga bersama petugas Damkar menghalau api yang mendekati perumahan penduduk di desa Warugunung kecamatan Pancur, Jum’at siang.

Pancur – Berawal dari kegiatan kerja bhakti tingkat kampung, kebakaran nyaris merembet ke perumahan penduduk di desa Warugunung kecamatan Pancur, Jum’at siang (15 September 2017).

Muhammad Ridwan, kepala desa Warugunung menceritakan semula pada Jum’at pagi masyarakat menggelar bersih – bersih di pinggiran bantaran sungai. Sampah yang terkumpul, kemudian dibakar. Setelah kerja bhakti selesai, kemungkinan api menjalar, karena terkena tiupan angin kencang. Api kian membesar, saat mengenai rumpun bambu, tumpukan sampah dan tempat pembuangan kotoran sapi. Si jago merah hampir merembet ke rumah warga, karena jaraknya tinggal 2 meteran.

Memergoki peristiwa tersebut, warga pun panik. Mereka berusaha menyiramkan air dan memukuli api dengan ranting pohon. Tapi tak kunjung padam, akhirnya ada anggota TNI berinisiatif menghubungi regu pemadam kebakaran Pemkab Rembang.

“Setelah bersih desa, warga pulang ke rumah masing – masing. Siangnya kok malah ada yang terik – teriak minta tolong, begitu melihat api membakar pohon bambu yang dekat dengan rumah penduduk. Kebetulan ada anggota TNI waktu itu, langsung nelfon Damkar di Rembang, “ kata Kades.

Ridwan menambahkan banyaknya daun dan kotoran sapi yang sudah mengering, membuat proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama. Warga terpaksa membuka bongkahan kotoran sapi dulu, setelah itu bagian dalamnya disemprot air. Hampir 1 jam penyemprotan air, api baru bisa dipadamkan.

“Saat regu pemadam tiba, mereka menyebar, karena apinya tidak hanya 1 titik. Yang paling sulit ya tumpukan kotoran sapi itu, dalamnya menganga. Apalagi ini kemarau, jadi warga bingung nyari air. Ketika petugas pemadam datang, kami baru bisa tenang, “ jelasnya.

Menurutnya dari peristiwa tersebut, warga bisa belajar untuk lebih mewaspadai cuaca panas terik disertai angin kencang, belakangan ini. Siapapun tak ada yang mengira, api meluas sejauh itu. Beruntung mobil tangki pemadam kebakaran dibantu truk tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lekas tiba ke TKP, membuat dampak kebakaran tidak bertambah parah. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *