Flash News
No posts found

Pengendara Ninja Tewas, Di TKP Ada Temuan Barang Mengejutkan

Korban kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura desa Purworejo kecamatan Kaliori, Kamis pagi.

Korban kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura desa Purworejo kecamatan Kaliori, Kamis pagi (facebook).

Kaliori – Sebuah kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura desa Purworejo kecamatan Kaliori, Kamis (12 Oktober 2017) sekira pukul 06.00 WIB. Seorang tewas dalam peristiwa tersebut. Yang mengagetkan saat mendatangi lokasi kejadian, polisi menemukan beberapa botol minuman keras.

Menurut hasil olah TKP Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, pada awalnya ada sepeda motor Kawasaki Ninja dikendarai Joko Santoso (23 tahun), warga desa Ngening kecamatan Batangan kabupaten Pati. Motor melaju dari arah barat ke timur. Pria yang berprofesi sebagai nelayan itu, menurut rencana akan ke TPI Tasikagung, Rembang. Saat melintasi jalur Pantura desa Purworejo, tiba – tiba di depannya ada mobil angkutan berhenti, akan menaikkan penumpang. Sepeda motor langsung menghantam angkutan, sehingga pengendara terjatuh. Joko menderita luka berat pada bagian kepala, menghembuskan nafas terakhir.

Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Ipda M. Syafik Karim menuturkan setelah peristiwa itu pihaknya membawa korban menuju rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang. Selain itu, pengemudi kendaraan angkutan, Suparman (34 tahun), warga desa Pedak kecamatan Sulang juga diamankan, untuk menjalani pemeriksaan. Karim membenarkan ketika anggotanya menggelar olah TKP, sempat menemukan botol berisi Miras yang dibawa oleh pengendara sepeda motor.

“Saat olah TKP, selain motor korban yang rusak berat di bagian depannya, kami dapati pula botol berisi Miras. Tapi kita tidak bisa menyimpulkan apakah pengendara motor ini terpengaruh minuman keras atau hanya sebatas mengantar barang milik temannya. Kan bisa saja seperti itu. Yang kita tangani peristiwa kecelakaannya, kita fokus masalah tersebut, “ ujarnya.

Seorang warga di sekitar TKP, Nyuwito membenarkan jalur Pantura antara Tasikharjo – Purworejo kecamatan Kaliori, terkenal sebagai daerah rawan kecelakaan. Bahkan hampir setiap Minggu, terjadi kecelakaan. Mulai dari tabrakan ringan, kendaraan mencebur ke dalam tambak maupun kecelakaan berat, menelan korban jiwa. Padahal rambu – rambu peringatan sudah banyak yang terpasang.

“Masyarakat di sini percaya ada sesuatu yang aneh. Pernah pengguna jalan berhenti, tanya tentang jalan Pantura bercabang itu menuju ke arah mana. Lha wong Pantura hanya satu jalur, kok bilang bercabang. Kami sendiri juga heran, kenapa lokasi itu sering sekali terjadi kecelakaan, “ ucap Nyuwito.

Nyuwito kemudian menyarankan untuk selalu waspada ketika lewat Pantura Kaliori. Ada beberapa tips antisipasi, diantaranya memperlambat laju kecepatan kendaraan, jangan mengantuk dan selalu mematuhi aturan rambu – rambu lalu lintas. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *