Flash News
No posts found

Kampung KB, Diminta Tak Sekedar Slogan

Potret kehidupan salah satu keluarga yang ber KB di kabupaten Rembang.

Potret kehidupan salah satu keluarga yang ber KB di kabupaten Rembang.

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang menetapkan program kampung KB, guna mengurangi lonjakan jumlah penduduk. Di setiap kecamatan, minimal ada 1 kampung KB.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Kab. Rembang, Dwi Wahyuni menuturkan pencanangan kampung KB dari anggaran pusat sebanyak 14 desa, sedangkan anggaran daerah 5 desa. Kalau dijumlah dengan sebelumnya, saat ini sudah terdapat 24 kampung KB di kabupaten Rembang.

“Mengenai sasarannya yang dilakukan adalah pembinaaan pasangan menjadi akseptor KB. Kalaupun belum, harus berusaha mengikuti program tersebut. Inilah yang digenjot di kampung KB, sehingga bisa mengena sasaran, “ tutur Dwi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang, Hasiroh Hafidz mengatakan program tersebut bisa berjalan efektif, apabila didukung kerja sama semua pihak. Salah satunya peran dasa wisma maupun kader yang lebih aktif turun bergerak.

“Mari program kampung KB ini jangan hanya sekedar menjadi slogan, tapi kita sukseskan bareng – bareng. Dari keluarga, kemudian disebarkan melalui dasa wisma, RT, RW dan seterusnya, “ ujar isteri Bupati Rembang ini.

Pencanangan kampung KB yang terbaru berlangsung di desa Tunggulsari kecamatan Kaliori, Rabu siang (18/10). Dalam kesempatan itu, Hasiroh turut mendorong melalui kesatuan gerak PKK, dapat menaikkan jumlah peserta KB. Harapannya ketika pertumbuhan penduduk direm, akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *