Flash News
No posts found

Pengurus Baru Terbentuk, Terbebas Dari Belenggu Dualisme

Bupati dan Wakil Bupati Rembang mengucapkan selamat kepada pengurus Dewan Pendidikan yang baru, Jum’at pagi (20/10).

Bupati dan Wakil Bupati Rembang mengucapkan selamat kepada pengurus Dewan Pendidikan yang baru, Jum’at pagi (20/10).

Rembang – Setelah Dewan Pendidikan kabupaten Rembang dibelenggu kepengurusan ganda, akhirnya Dewan Pendidikan untuk periode 2017 – 2021 terbentuk. Sebanyak 11 orang terpilih, melalui proses seleksi cukup ketat.

Usai melantik pengurus Dewan Pendidikan di lantai IV gedung Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, Jum’at pagi (20/10), Bupati Rembang, Abdul Hafidz menilai 11 nama tersebut diisi figur yang berkompeten dan mewakili berbagai kalangan.

“Proses seleksi kita mengikuti dari awal. Keterwakilan dari organisasi NU, Muhammadiyah, profesi guru sudah terwakili semua, sehingga melihat hasilnya ini sangat kagum. Entah karena kebetulan atau gimana. Yang jelas bagus dan selamat bertugas, ” ujarnya.

Sebagai mitra Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik. Ada empat fungsi Dewan Pendidikan, meliputi fungsi rekomendasi kepada Bupati terutama untuk pertimbangan pengambilan kebijakan- kebijakan, kontroling, supporting, dan fungsi evaluasi.

Sementara itu seorang pengurus Dewan Pendidikan terpilih, Jumanto mengungkapkan pihaknya dalam waktu dekat ini akan memilih siapa yang menjadi ketua dan mengisi posisi – posisi kepengurusan. Selanjutnya pengurus akan menyusun program kerja.

“Saya termasuk yang mengusulkan supaya Dewan Pendidikan lekas diisi, setelah cukup lama muncul dualiseme kepengurusan. Alhamdulilah sekarang sudah ada kepengurusan baru. Dewan pendidikan siap menjadi jembatan tentang isu – isu pendidikan antara masyarakat, Dinas Pendidikan dan Pemkab, “ beber Jumanto yang juga Ketua PGRI ini.

Selain nama Jumanto Ketua PGRI kabupaten Rembang, terdapat pula nama – nama seperti Kholid Suyono mantan anggota DPRD Rembang dari PPP, Ahmad Sururi Wakil Ketua Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Ta’miliyah, M. Noor Hasan mantan anggota DPRD dari PKB, Muhammad Adib Ulin Nuha komisioner KPU Kab. Rembang dan beberapa tokoh lain.

Sejumlah kalangan meminta agar Dewan Pendidikan fokus terhadap tugas pokok fungsinya. Hal itu karena terkadang ada oknum – oknum yang memanfaatkan organisasi tersebut, untuk mencari proyek di Dinas Pendidikan. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *