Flash News
No posts found

Selentingan Miring Seputar Rotasi Pejabat, Begini Tanggapan Bupati

Suasana pelantikan pejabat di lantai IV Gedung Setda Rembang, Jum’at (27/10).

Suasana pelantikan pejabat di lantai IV Gedung Setda Rembang, Jum’at (27/10).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz menegaskan penentuan pejabat terpilih melalui seleksi terbuka atau sistem lelang, tidak mendasarkan pada faktor suka atau tidak suka.

Hafidz membeberkan hal itu ketika melantik 8 jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di aula lantai IV, gedung Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, Jum’at (27/10/2017). Menurut Hafidz, panitia seleksi melakukan penilaian dengan obyektif di semua tahapan seleksi. Bahkan sampai melihat rekam jejak tiap pendaftar, baik karir maupun dalam kehidupan sehari- hari di lingkungan mereka tinggal.

“Jika ada selentingan yang menganggap ada politik suka-suka itu tidak berdasar. Saya pastikan tidak ada politik suka suka apalagi politik asal asalan. Semua ada nilai, rekaman dan bukti fisiknya, adu gagasan dan asessmen semua ada sampai rekam jejak administrasi di BKD ada. Tidak hanya administrasi di kantor bahkan di lingkungan rumahnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati membeberkan sesuai PP nomor 11 tahun 2017 Bupati memilih salah satu dari tiga orang yang diloloskan panitia seleksi, gabungan dari Sekretaris Daerah, Kepala Inspektorat dan akademisi kampus. Ia menimpali jabatan dalam birokrasi merupakan jabatan karir, bukan jabatan tiba – tiba ataupun jabatan politik yang dibutuhkan ruang publik.

“Ini bukan jabatan seperti PPK atau Panwas, yang harus membuka ruang publik untuk menanggapi. Ketika ditetapkan PNS itu sudah ada kepastian karirnya, mulai syarat kesehatan, kompetensi, standarisasi  ijazah. Jika ada yang bilang harus ada ruang publik untuk bicara, publik mana yang harus bicara. Ini bisa menghancurkan tatanan, karena orang yang tidak berkompeten akan menilai,” tegasnya.

Daftar kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diantaranya Mardi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), yang semula menduduki Sekretaris Dindikpora, Camat Rembang Agus Salim digeser sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Pustasip). Posisi Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja diisi Teguh Gunawarman sebelumnya Camat Gunem, Drupodo Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), kini dipercaya menduduki Sekretaris Sekretariat Dewan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) ditempati Sugiarto yang semula Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda, Sulistiyono yang selama ini mengemban Sekretaris KPU Rembang ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades). Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) ditempati oleh Sri Wahyuni yang sebelumnya sebagai Inspektur Pembantu III Inspektorat, sedangkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM dipimpin Akhsanudin, sebelumnya Kabag Tata Pemerintahan Setda Rembang.

Terdapat pula nama – nama lain setingkat eselon 3, seperti Muttaqin menjabat Camat Sarang, Edi Kiswanto Camat Rembang Kota, Edi Winarno Camat Gunem, Tri Haryanto Kabag Hukum, Slamet Riyadi Sekretaris Dinpermades, Wuryanto Sekretaris Dinas Pustasip, Sri Sugiarti Kabag Organisasi Dan Kepegawaian, Mashadi Kabag Tata Pemerintahan dan Prapto Raharjo dipercaya menempati posisi Camat Kragan.

Selain kepala satuan kerja, Bupati juga melantik camat, kepala sekolah SMP dan kepala Puskesmas. Bupati mendorong agar lekas menginventarisir potensi dan permasalahan yang ada. Ia menekankan dalam menjalankan tugas harus inovatif, kreatif dan pro aktif. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *