Flash News
No posts found

Bilangnya Gadai, Mobil Malah Dijual

Tersangka pelaku penggelapan dan penipuan mobil ditahan di sel Mapolres Rembang.

Tersangka pelaku penggelapan dan penipuan mobil ditahan di sel Mapolres Rembang.

Rembang – Seorang warga ditahan aparat Polres Rembang, karena diduga menjual sebuah mobil yang sedang digadai. Modusnya, tersangka menjadi makelar gadai mobil. Tersangka yakni Nasokah (35 tahun), warga kelurahan Leteh, Rembang.

Pada awalnya, pemilik mobil, Hari Masahir (35 tahun), warga desa Kabongan Kidul, Rembang membutuhkan uang. Ia berniat menggadaikan mobil Honda HRV miliknya dengan nominal Rp 125 juta. Mobil akhirnya digadaikan kepada Temok Pujianto, warga Blora, melalui bantuan perantara tersangka Nasokah. Dengan catatan, mobil diserahkan beserta BPKB kendaraan tersebut.

Tak berselang lama, tersangka meminta tambahan uang gadai menjadi Rp 150 juta. Namun diserahkan kepada pemilik mobil hanya Rp 118 juta, sisanya digunakan untuk kepentingan pribadi. Tak hanya itu saja, tersangka belakangan juga menjual mobil seharga Rp 250 juta, sehingga tersangka mendapatkan uang tambahan Rp 100 juta.

Pada tanggal 11 Oktober 2017, Hari bermaksud melunasi hutangnya kepada Temok, dengan cara datang ke Blora. Ia kaget bukan kepalang, ternyata mobil beralih status dari yang semula gadai menjadi dijual. Atas inisiatif pemilik mobil selaku korban, ia menyerahkan uang Rp 125 juta kepada Temok sebagai uang muka pembelian kembali mobilnya tersebut. Merasa jengkel, korban memilih menempuh jalur hukum.

Wakapolres Rembang, Kompol Pranandya Subyakto mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada. Bagi yang menggadaikan barang, harus tahu siapa pihak penggadai. Begitu pula yang menggadai, jangan asal menerima barang, sehingga akan mudah tertipu.

“Kasus ini menjadi bahan pembelajaran. Yang menggadai sebisa mungkin bertemu dengan penggadai barang, sehingga semua jelas di awal. Apa barangnya, berapa nominalnya dan bagaimana perjanjian. Syukur ada perjanjian tertulis. Apalagi kalau pakai perantara, ya jangan mudah percaya begitu saja melepas maupun menerima barang, “ tutur Pranandya.

Wakapolres menambahkan saat ini tersangka telah ditahan di sel Mapolres Rembang, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal penggelapan dan penipuan, dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *