Flash News
No posts found

Jalani Tes Urine, Polres Rembang Simpan Rapat Jadwalnya

Anggota Polwan Polres Rembang jalani tes urine. (gambar atas) Kapolres dan Wakapolres Rembang keluar dari toilet, membawa sample urine untuk diuji, Kamis (09/11).

Anggota Polwan Polres Rembang jalani tes urine. (gambar atas) Kapolres dan Wakapolres Rembang keluar dari toilet, membawa sample urine untuk diuji, Kamis (09/11).

Rembang – Sebanyak 109 orang anggota polisi di jajaran Polres Rembang, menjalani tes urine di Mapolres Rembang, Kamis pagi (09 November 2017). Tidak hanya anggota polisi bintara, tetapi Kapolres maupun Wakil Kapolres Rembang juga ikut dalam kegiatan tersebut.

Wakapolres Rembang, Kompol Pranandya Subyakto menuturkan tes urine menjadi sarana untuk mengontrol anggota kepolisian, jangan sampai terjerumus mengkonsumsi narkotika dan obat – obatan terlarang. Hal itu sebagai contoh masyarakat. Setelah tes urine melewati pemeriksaan, semua hasilnya negatif Narkoba.

“Katakanlah ini sebagai kontrol sosial dan pertanggungjawaban aparat polisi kepada masyarakat, dalam pencegahan Narkoba. Kita awali dulu dari anggota sendiri. Polisi tugasnya menangkap pengedar Narkoba, jangan sampai malah ikut – ikutan pakai Narkoba, “ kata Pranandya.

Kompol Pranandya Subyakto menambahkan setelah berlangsung di Mapolres Rembang, tes urine semacam ini juga akan digiatkan rutin ke Polsek – Polsek maupun anggota yang bertugas di lapangan. Menurutnya, waktu pelaksanaan tes urine selalu dirahasiakan, supaya tidak ada anggota yang bisa main – main.

“Kami pastikan secara kontinyu, tes urine menyasar ke Polsek dan tenaga operasional di lapangan. Ini kebijakan pimpinan, yang tahu jadwalnya hanya Kapolres dan Wakapolres. Kita gelar mendadak, biar hasilnya akurat, “ tambahnya.

Selain tes urine, Polres Rembang sudah memetakan titik – titik rawan peredaran Narkoba. Tidak hanya kawasan dalam kota Rembang, tetapi juga sampai pelosok pedesaan. Termasuk pinggir pantai yang selama ini pengawasannya masih lemah.

“Karena jumlah polisi terbatas, kami optimalkan saluran informasi dari masyarakat. Begitu tahu gerak – gerik mencurigakan, segera laporkan. Pasti akan kami tindaklanjuti, “ pungkas mantan anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror ini. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *