Flash News
No posts found

Serahkan Gerobak UMKM, Bagaimana Jika Pengajuan Bukan Kader Perindo ?

Wanita penerima bantuan mendorong gerobak bareng Ketua DPD Perindo Kabupaten Rembang, Topo Budi Santoso.

Wanita penerima bantuan mendorong gerobak bareng Ketua DPD Perindo Kabupaten Rembang, Topo Budi Santoso.

Rembang – Partai Perindo membantu 7 unit gerobak untuk sarana berjualan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kabupaten Rembang. Uniknya, kader partai politik lain pun dipersilahkan kalau ingin mengajukan bantuan gerobak.

Penyerahan gerobak kali ini berlangsung di kediaman ketua DPD Perindo kabupaten Rembang, Topo Budi Santoso, Jl. Slamet Riyadi Rembang, Sabtu sore (11/11). Ke 7 gerobak diserahkan kepada pelaku UMKM dari sejumlah kecamatan. Mereka rata – rata sudah berjualan, namun ada yang belum mempunyai gerobak atau karena gerobaknya rusak.

Yuni Astuti salah satunya. Perwakilan penerima dari kecamatan Gunem ini mengaku senang mendapatkan bantuan gerobak. Ia berharap usahanya akan lebih lancar, sehingga mampu menopang perekonomian keluarga.

“Rencana untuk buka angkringan atau jual Sembako keliling mas. Lumayan sich, soalnya kalau buat gerobak kayak gini, mungkin habis biaya Rp 5 jutaan. Matur nuwun sekali pokoknya, “ ujar wanita muda ini.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Perindo Jawa Tengah, Siswadi Selodipuro menyatakan Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesudbiyo menargetkan pembagian 10 ribu gerobak di Jawa Tengah. Sampai periode bulan November ini, baru 380 an unit yang terserap. Ia berpesan kepada penerima, jangan menyalahgunakan bantuan gerobak. Semisal untuk menjual minuman keras atau berjualan di tempat yang dilarang Pemerintah Kabupaten setempat.

“Pesan saya kalau siang untuk jual gorengan, tapi malamnya untuk jual Miras. Jangan seperti itu ya. Kemudian berdagang di lokasi seenaknya, akhirnya ditertibkan. Saya nggak ingin gerobak dikasihkan gratis, tak berselang lama sudah dibawa Satpol PP. Nah, biar konkret ada perjanjian kerja samanya, yang kita teken bersama, “ jelasnya.

Siswadi menegaskan bantuan gerobak tidak hanya diperuntukkan bagi kader partainya. Kader partai politik lain juga boleh mendapatkan secara cuma – cuma. Syaratnya, melampirkan surat keterangan diketahui Kepala Desa dan Camat. Kebetulan daftar tunggu usulan bantuan sudah menembus 1.000 unit gerobak. Pihaknya tinggal mendorong vendor yang menangani pembuatan gerobak, supaya bergerak lebih cepat. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *