Flash News
No posts found

Cabang Ini Kesulitan Lawan Tanding, Pelatih Punya Cara Menyiasati

Atlet, pelatih dan sejumlah Pengurus Cabang Muay Thai Kabupaten Rembang foto bareng, usai rapat koordinasi, Sabtu (25/11).

Atlet, pelatih dan sejumlah Pengurus Cabang Muay Thai Kabupaten Rembang foto bareng, usai rapat koordinasi, Sabtu (25/11).

Rembang – Pengurus Cabang olahraga Muay Thai Kabupaten Rembang berencana mengirimkan 6 orang atlet, dalam kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang akan berlangsung di GOR Purbalingga, antara tanggal 20 – 23 Desember 2017.

Ketua Pengcab Muay Thai Kabupaten Rembang, Yon Suprayoga menjelaskan hal itu seusai rapat koordinasi di Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Rembang, hari Sabtu (25 November 2017). Menurutnya, kualifikasi merupakan tahapan sangat penting, karena akan menentukan atlet tersebut berhak bertanding ke Porprov Surakarta atau tidak pada tahun 2018. Apabila di Purbalingga, atlet kabupaten Rembang sukses mengalahkan lawan – lawannya, maka mereka akan melenggang ke Porprov.

“Ya benar mas, kami fokus persiapan di kualifikasi ini, untuk meloloskan sebanyak mungkin atlet. Ada 3 orang atlet yang masuk ring 1, mereka kita matangkan cukup lama. Muda – mudahan sesuai rencana target. Kalau sudah lolos, baru nanti kita konsentrasi di pra Porprov, “ ujar pria asal Lasem ini.

Salah satu atlet Muay Thai wanita, Dwi Ani Retno Wulan mengaku rela berhenti dari pekerjaannya, supaya lebih fokus menyiapkan diri. Soal waktu latihan dari pagi sampai malam, menurutnya tidak masalah. Belakangan yang menjadi kendala adalah lawan untuk sparing partner perempuan tidak ada, sehingga ia harus bertarung dengan atlet laki – laki.

“Kekuatan calon lawan, kami masih buta. Saat ini yang penting terus latihan memantapkan pukulan, tendangan dan tekhnik bertanding. Tapi ya itu di tempat latihan nggak ada lawan wanita yang sebanding. Saya latihannya sama laki – laki. Kalau sudah naik ring, jadi laki – laki sementara waktu, “ kata Dwi sambil terkekeh.

Pelatih cabang olahraga Muay Thai Kabupaten Rembang, Sena Kurnia Saputra membenarkan sparing partner memang terbatas, karena olahraga bela diri ini tergolong masih baru. Cara menyiasati dengan meminta bantuan atlet cabang olahraga tinju dan wushu, agar mereka bisa diajak latihan bersama. Ia mengapresiasi kegigihan anak – anak asuhnya, tiap hari semangat menjalani gemblengan latihan.

“Terkadang saya menjadi lawan mereka secara bergantian. Ya capek juga sich. Kalau pas bersamaan latihan dengan atlet tinju dan wushu, bisa dimatch main bareng. Ya makanya kami kedepan ingin mengkampanyekan Muay Thai, biar lebih memasyarakat dan kelak dalam pembinaan atlet nggak susah – susah cari lawan tanding, “ ungkapnya.

Sena yang merupakan jebolan dari Han Academy Solo ini menimpali target pada kualifikasi Porprov adalah menembus babak perempat final. Kalau mampu tercapai, maka anak asuhnya dapat berlaga di Porprov.

“Syukur apabila nantinya dapat masuk babak final. Khusus kualifikasi di Purbalingga nanti, saya akan memprioritaskan tambahan atlet perempuan, karena peluangnya lebih terbuka, “ tandasnya. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *