Flash News
No posts found

Penuh Keprihatinan, Dibalik Bupati Menyuapi Mbah Di

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyuapi Kasnadi, warga miskin yang lumpuh di desa Kedungasem kecamatan Sumber, Rabu (06/12).

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyuapi Kasnadi, warga miskin yang lumpuh di desa Kedungasem kecamatan Sumber, Rabu (06/12).

Sumber – Bupati Rembang, Abdul Hafidz, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Subakti, mengunjungi rumah Kasnadi atau Mbah Di (57 tahun), di desa Kedungasem Kecamatan Sumber, Rabu (6/12/2017). Lelaki paruh baya itu, merupakan warga miskin dan mengalami lumpuh selama puluhan tahun.

Kasnadi tinggal sebatang kara di rumah yang kondisinya memprihatinkan. Untuk menyambung hidup sehari-hari, lebih banyak mengandalkan uluran tangan dari tetangga sekitar.

Saat bertemu dengan Kasnadi, Bupati tak segan menyuapinya kue lapis sembari berbincang- bincang. Tak lama kemudian beberapa sumbanganpun diberikan Bupati kepada Kasnadi yang hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Salah satu yang ditanyakan oleh orang nomor satu di Rembang itu, seputar bagaimana Kasnadi sholat. Pertanyaan tersebut dijawab dengan berbaring, Kasnadi tetap menunaikan ibadah sholat lima waktu.

Kepada awak media, Bupati mengungkapkan kedatangannya ke rumah Kasnadi berawal dari acara talkshow “Halo Bupati” di Radio R2B Rembang yang rutin digelar setiap tanggal 5, pukul 18.30 – 20.00 WIB. Kebetulan Kasnadi menyampaikan keluh kesahnya melalui sambungan telefon dalam program itu. Bupati menegaskan menindaklanjuti dengan cepat berbagai keluhan dari masyarakat.

Saat ditanya bantuan apa yang  diberikan, Bupati yang juga didampingi sejumlah pejabat terkait, menyebutkan sementara ini bantuan yang disalurkan berupa beras dan selimut. Sedangkan untuk bantuan jangka panjang, Pemkab akan memberikan santunan tiap bulan antara Rp 200 – 300 Ribu. Rumah yang ditempati pun secepatnya akan diperbaiki, mengingat rumah Kasnadi masuk kategori tidak layak huni.

“Untuk bantuan jangka pendeknya kita berikan beras dan selimut. Nah bantuan jangka panjangnya pemerintah akan memberikan bantuan berupa uang antara  Rp. 200 ribu sampai Rp. 300 ribu. Rumahnya dalam waktu dekat ini juga akan kita perbaiki mungkin tidak sampai bulanan, langsung kita perbaiki,” ujarnya.

Seorang warga desa Kedungasem, kecamatan Sumber, Surip membenarkan Kasnadi memang layak menerima bantuan dari pemerintah, lantaran keadaannya sangat memprihatinkan.

“Kami sebagai tetangga Mbah Di tentu sangat senang pak Bupati kersa rawuh ke sini. Momentum Mbah Di ini semoga menjadi penyemangat pemerintah, sudi menggulirkan program – program yang langsung menyentuh ke masyarakat miskin di tingkat bawah, “ pinta Surip. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *