Flash News
No posts found

Ranting Pohon Ukuran Raksasa Ambruk, 2 Rumah Rusak

Ranting pohon yang ambruk dan menyerempet 2 rumah warga di desa Sumurpule kecamatan Kragan. Hingga Kamis pagi (07/12) batang kayu belum dievakuasi.

Ranting pohon yang ambruk dan menyerempet 2 rumah warga di desa Sumurpule kecamatan Kragan. Hingga Kamis pagi (07/12) batang kayu belum dievakuasi.

Kragan – Sebuah ranting pohon trembesi berukuran raksasa di desa Sumurpule kecamatan Kragan tumbang. Akibatnya, 2 unit rumah warga milik Samingun dan Basuki mengalami kerusakan. Rumah Samingun rusak di bagian teras, atapnya hancur berantakan. Sedangkan rumah Basuki rusak pada sisi samping.

Duryat, seorang warga desa Sumurpule kecamatan Kragan menuturkan peristiwa ambruknya ranting pohon terjadi pada pukul 03.00 Selasa dini hari. Meski ranting, namun ukurannya sangat besar, karena diprediksi sudah berumur ratusan tahun. Panjangnya saja mencapai 25 meter, sedangkan diameternya 2 meter. Saat kejadian, mayoritas warga masih terlelap tidur. Suara dentuman sangat keras, membuat masyarakat di sekitar lokasi, kaget bukan kepalang.

“Begitu ada suara mak grubyak, walah warga ya kaget sekali mas. Yang semula terlelap tidur, langsung bangun untuk melihat situasi. Pagi harinya suasana tambah ramai sekali oleh warga yang menonton. Mereka nggak mengira ranting pohon sebesar itu akhirnya patah, “ jelasnya.

Duryat menambahkan ranting pohon ambruk, karena sebelumnya terdapat retakan dan lubang. Air hujan kemungkinan masuk ke dalam lubang, kemudian membuat batangnya lapuk. Diperparah dalam beberapa hari terakhir, tiupan angin cukup kencang.

Hingga Kamis pagi (07 Desember 2017), ranting pohon masih dibiarkan di lokasi. Kalau dipotong menggunakan peralatan manual, menurutnya kesulitan. Sudah ada kesepakatan dari desa, pohon akan dilelang dengan penawaran awal Rp 25 Juta.

“Lho itu harganya ya mahal mas, karena ukuran kayunya besar. Apalagi berusia sangat tua, kualitas juga nggak diragukan. Warna kayunya saja sampai hitam banget. Begitu sudah deal, nanti akan dipotong – potong memakai gergaji mesin, “ imbuh Duryat.

Untuk pohon trembesi berukuran raksasa di dekat Mushola desa Sumurpule tersebut, kondisinya masih utuh tegak berdiri. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ranting pohon tumbang. Meski demikian harus tetap diwaspadai, terutama ketika cuaca buruk. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *