Flash News
No posts found

Terus Berwarna Kuning, Sampai Proyek Selesai

Lampu traffic light di perempatan Jaeni berwarna kuning. Menurut rencana lampu baru akan dinormalkan, setelah proyek trotoar selesai.

Lampu traffic light di perempatan Jaeni berwarna kuning. Menurut rencana lampu baru akan dinormalkan, setelah proyek trotoar selesai.

Rembang – Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang tetap akan menyalakan lampu traffic light berwarna kuning, sampai proyek penataan trotoar di Jl. Kartini Rembang selesai. Penyesuaian lampu tersebut diberlakukan untuk lampu pengatur lalu lintas di perempatan Jaeni dan perempatan eks Stasiun.

Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Rembang, Suyono menjelaskan kalau lampu traffic dinormalkan, justru akan mengganggu kelancaran lalu lintas. Bahkan pada jam – jam ramai, kemacetan memanjang dari bundaran tugu Adipura depan gedung DPRD sampai bundaran pasar Rembang. Salah satu penyebabnya, arus kendaraan berjalan pelan, karena banyak tumpukan material di kanan kiri jalan. Tapi setelah uji coba lampu traffic diubah kuning saja, justru mampu mengurangi kemacetan.

“Waktu uji coba beberapa hari, kita pantau lalu lintas, bagaimana bedanya antara lampu traffic normal dengan lampu kuning saja. Ternyata lebih lancar kuning saja, makanya kami lanjutkan sampai sekarang. Nanti kita normalkan lagi, kalau proyek trotoar sudah selesai, “ kata Suyono.

Seorang pengguna jalan, Mun’im menilai pengaturan lampu traffic merupakan salah satu solusi mengurai kemacetan. Namun konsekuensinya, kondisi lalu lintas menjadi semrawut, terutama di titik perempatan. Maka ia menyarankan pada jam – jam padat, sebaiknya disiagakan aparat kepolisian untuk memantau.

“Kalau nggak ada polisi, ya kayak gitu sering ada pengendara motor ngawur, asal nyelonong saja. Di perempatan Jaeni itu, meski lampu warna kuning, naik motor belok masih saja dengan kecepatan tinggi. Beda jika polisi stand bye, pikir – pikir mereka, “ jelasnya.

Pantauan Reporter R2B, proyek trotoar di Jl. Kartini Rembang hingga hari Sabtu (16 Desember 2017) masih dikebut pekerja. Trotoar kini dipersempit, karena sebagian disisakan untuk media penghijauan. Proyek senilai Rp 2,2 Miliar yang dikerjakan rekanan CV. Surya Baru Pratama Pati tersebut, dijadwalkan selesai tanggal 22 Desember 2017. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *