Flash News
No posts found

Ajang Menentukan Di Purbalingga, Yuk Intip 5 Atlet Muay Thai Rembang

Pelatih Muay Thai Rembang, Sena Kurnia Saputra (bertopi) menggembleng atlet di sasana KONI, sebelum berangkat ikut kualifikasi ke Purbalingga.

Pelatih Muay Thai Rembang, Sena Kurnia Saputra (bertopi) menggembleng atlet di sasana KONI, sebelum berangkat ikut kualifikasi ke Purbalingga.

Rembang – Cabang olahraga Muay Thai kabupaten Rembang mengirimkan 5 orang atlet, dalam babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

Ajang seleksi akhir untuk menentukan lolos tidaknya ke Porprov itu, berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Samiaji Purbalingga, antara tanggal 20 – 23 Desember 2017. Rombongan kontingen berangkat dari Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang, hari Selasa (19/12/2017).

Manajer kontingen Muay Thai Kabupaten Rembang, Musyafa Musa mengungkapkan semula pihaknya akan mengirimkan 3 orang, namun belakangan ditambah 2 orang. Keputusan itu diambil setelah mencermati perkembangan saat pemusatan latihan.

Kelima atlet tersebut, masing – masing Willy S warga desa Sulang kecamatan Sulang turun pada kelas 54 Kg, Muhammad Rojul warga desa Lohgede kecamatan Sumber turun di kelas 60 Kg, kemudian Dwi Ani Retno Wulan warga desa Ngulahan kecamatan Bulu turun di kelas 48 Kg, Dian Nuriyati warga desa Samaran kecamatan Pamotan turun di kelas 51 Kg dan Shaka Candra Dewi warga desa Pedak kecamatan Sulang turun di kelas 54 Kg putri. Khusus Dian dan Shaka berlatar belakang sebagai pemain Wushu.

“Hampir semua atlet yang ikut kualifikasi ini adalah pelajar. Tentu bagus untuk pembinaan Muay Thai kedepan, meski olahraga ini termasuk bela diri yang keras. Dari hasil pantauan pelatih, progress mereka mengalami peningkatan. Tinggal Dwi dan Saka yang perlu sedikit menurunkan berat badan 0,5 Kg. Dalam beberapa hari terakhir, intensitas lari untuk keduanya ditambah, “ tutur Musa.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Muay Thai Kabupaten Rembang, Yon Suprayoga mengatakan dari sekian banyak cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Porprov, cabang Muay Thai termasuk paling akhir menggelar  kualifikasi. Ia mengakui peta kekuatan antar daerah memang sulit terpantau. Namun dari beberapa event, pihaknya mulai bisa memetakan. Ketika pemberangkatan kontingen, Yon berpesan kepada atlet untuk fokus di atas ring dan menjaga kekompakan di luar arena.

Setelah kualifikasi selesai, nantinya peserta yang lolos Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah akan menjalani pemusatan latihan jangka panjang.

“Pengurus KONI sangat berharap Muay Thai meloloskan banyak atlet ke Porprov. Maka saya berpesan, jangan sia – siakan kesempatan, jaga nama kabupaten Rembang. Kita pernah ikut event di Semarang dan Solo. Ada beberapa daerah yang harus kita waspadai, termasuk tuan rumah babak kualifikasi, kabupaten Purbalingga. Sepulang dari Purbalingga, yang lolos berapa orang, baru kita menatap persiapan menuju Porprov, “ terang mantan Kepala BKK TPI Tasikagung ini.

Yon menambahkan Porprov di Surakarta, menurut rencana berlangsung bulan November 2018. Pihaknya menargetkkan 1 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu. Namun target itu bisa saja berubah, tergantung hasil kualifikasi di Purbalingga. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *