Flash News
No posts found

Ketika Dwi Membabi Buta Permalukan Tuan Rumah

Atlet Muay Thai Rembang, Dwi Ani Retno Wulan (biru) meng KO atlet tuan rumah pada hitungan detik, di GOR Samiaji Purbalingga, Kamis siang (21/12).

Atlet Muay Thai Rembang, Dwi Ani Retno Wulan (biru) meng KO atlet tuan rumah pada hitungan detik, di GOR Samiaji Purbalingga, Kamis siang (21/12). Tampak pelatih Purbalingga melemparkan handuk.

Purbalingga – Laga pertama cabang olahraga Muay Thai dalam babak kualifikasi di GOR Samiaji Purbalingga, sampai Kamis malam (21/12), kontingen kabupaten Rembang berhasil meloloskan 4 orang atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah di Surakarta tahun 2018 mendatang.

Pada pertarungan pertama, atlet Muay Thai dari desa Ngulahan kecamatan Bulu, Dwi Ani Retno Wulan sukses menundukkan atlet tuan rumah Purbalingga, Nabila Divani pada kelas 48 Kg. Dwi hanya membutuhkan waktu 10 detik, untuk meng KO lawannya, melalui 5 kali pukulan telak secara beruntun. Pelatih Purbalingga langsung melemparkan handuk ke dalam ring, sebagai tanda menyerah.

Dwi mengaku sejak awal memang bertekad ingin menyudahi pertarungan dengan cepat, sehingga langsung melancarkan serangan di detik – detik pertama.

“Alhamdulilah laga perdana langsung menang. Tiket menuju Porprov Surakarta saya dapatkan. Tapi masih ada beberapa pertarungan berikutnya, sekedar untuk perebutan peringkat saja. Semoga saya tampil lebih baik dan bisa mendapatkan lawan yang berkualitas, “ ujar wanita berusia 19 tahun ini.

Atlet kabupaten Rembang ke 2 yang naik ring adalah Shaka Chandra Dewi, warga desa Pedak kecamatan Sulang, turun di kelas 54 Kg. Ia kalah angka dari lawannya, Febiola Amelia dari Kudus. Meski kalah, Shaka beruntung, lantaran sebelumnya pada babak penyisihan mengantongi bye, sehingga tetap lolos Porprov.

Pertarungan berikutnya giliran Willis Setiyono, warga desa Sulang kecamatan Sulang, Rembang yang turun pada kelompok 57 Kg, menang atas Duta Mahardika, wakil dari kabupaten Banyumas. Willis kebetulan kalah postur, dibandingkan Duta. Ia lebih mengandalkan serangan jarak dekat, membuat lawannya jatuh bangun kewalahan.

Partai terakhir, mempertemukan Sirojul Muttaqin dengan Tri Handoko dari kabupaten Wonosobo, di kelas 60 Kg. Sirojul, pelajar SMK N I Rembang yang mondok pesantren di Tasikagung ini sukses mengandaskan lawannya dengan kemenangan KO pada ronde pertama.

Pelatih Muay Thai Kabupaten Rembang, Sena Kurnia Putra menjelaskan 1 atlet lainnya, Dian Apriyanti kebetulan mendapatkan bye, sehingga langsung lolos menuju Porprov. Dian baru akan naik ring, hari Jum’at (22/12).

“Yang penting lolos Porprov dulu. Ini modal bagi Muay Thai Kabupaten Rembang, untuk lebih berkiprah di tingkat Jawa Tengah. Secara umum, atlet sangat disiplin dan menjalankan apa yang saya arahkan. Pada pertarungan berikutnya merupakan ujian sesungguhnya. Kita sekaligus ingin memetakan kekuatan antar daerah seperti apa, “ pungkasnya. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *