Flash News
No posts found

Misi Tercapai, Pertarungan Sesungguhnya Menanti

Usai menang, tangan Dwi Ani Retno Wulan diangkat oleh wasit.

Usai menang, tangan Dwi Ani Retno Wulan diangkat oleh wasit. (gambar atas) Pelatih Muay Thai Kabupaten Rembang, Sena Kurnia Putra merangkul 5 atletnya, setelah Sirojul Muttaqin memenangkan pertarungan pada babak kualifikasi Porprov.

Rembang – Kontingen Muay Thai Kabupaten Rembang sukses dalam babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah, yang berlangsung di gelanggang olahraga Samiaji, Purbalingga, tanggal 20 – 23 Desember 2017. Dari 5 orang atlet yang dikirim, semuanya lolos ke Porprov Jawa Tengah.

3 atlet Muay Thai Kabupaten Rembang yang menyodok ke 4 besar, diantaranya Dwi Ani Retno Wulan warga Desa Ngulahan Kecamatan Bulu, turun pada kelas 48 Kg, Willis Setyono warga Desa Sulang Kecamatan Sulang masuk kategori 57 Kg dan Sirojul Muttaqin warga Desa Lohgede Kecamatan Sumber turun di nomor 60 Kg. Mereka menyapu bersih kemenangan dalam 2 kali pertarungan. Peluang masuk babak semi final dan final sengaja tidak diambil, karena pelatih mempertimbangkan ingin menyimpan kekuatan, agar tidak terbaca oleh kontingen daerah lain.

Pelatih Muay Thai Kabupaten Rembang, Sena Kurnia Putra mengatakan yang terpenting misi lolos ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah di Surakarta tahun 2018 dapat tercapai.

“Kita pulang lebih cepat dari Purbalingga. Sebelumnya saya sudah briefing sama atlet jangan terlalu menonjol di sini. Makanya kenapa babak semi final dan final, kita nggak ikut. Biar kekuatan Kabupaten Rembang nggak terbaca daerah lain, karena merekalah nanti yang akan menjadi lawan di Surakarta. Atlet maupun pengurus setuju dan ternyata beberapa daerah lain yang sudah memastikan diri lolos, juga mengambil langkah serupa, “ tutur mantan pemain One Pride TV One asal Solo ini.

Atlet Muay Thai asal Desa Ngulahan, Dwi Ani Retno Wulan mengaku bersyukur bisa lolos Porprov. Ia menyadari pertandingan kedua cukup berat. Namun berhasil menang KO atas lawannya pada ronde kedua. Dwi menimpali masih belum puas, lantaran perlu menambah kekuatan pukulan dan tendangan.

“Pertarungan pertama saya meng KO lawan pada ronde pertama, kemudian laga kedua meng KO lawan pada ronde kedua. Kali ini yang saya hadapi backgroundnya Wushu, jadi tendangannya keras memang. Maka saya mencoba bermain jarak dekat, mengandalkan pukulan jab. Tujuannya mengurangi lawan menendang. Strategi tersebut alhamudulilah berhasil, “ tutur wanita berusia 19 tahun ini.

Hal senada diungkapkan atlet lainnya, Willis Setyono. Ia langsung merayakan kemenangan, begitu keluar ring. Willis tak mempermasalahkan tidak ikut sampai partai puncak kualifikasi, karena merupakan instruksi pelatih. Yang penting pelajar SMA N I Sulang ini ingin segera fokus mengikuti pemusatan latihan jangka panjang menjelang Porprov, bulan November 2018 mendatang.

“Senang sekali saat dinyatakan lolos. Saya langsung kabari orang tua dan temen – temen. Tapi ini kan baru kualifikasi, justru pertarungan sesungguhnya ya di Porprov nanti. Saya ingin memantapkan persiapan, target saya bisa meraih medali emas, “ ujar Willis.

Sementara itu, Manajer kontingen Muay Thai Kabupaten Rembang, Musyafa Musa mengungkapkan untuk 2 atlet lainnya, Shaka Chandra Dewi dari Desa Pedak Kecamatan Sulang dan Dian Nurivanita dari Desa Samaran Kecamatan Pamotan memperoleh keberuntungan. Saat pengundian, keduanya mengantongi bye. Memasuki pertarungan kedua, Shaka dan Dian kalah. Meski demikian tetap lolos Porprov, mengingat kelas yang diikuti kebetulan agak minim peserta.

“Jadi total 5 atlet yang kita bawa ke Purbalingga bisa lolos Porprov. Bukan berarti yang meraih kemenangan, langsung santai. Tapi memang untuk Shaka dan Dian harus berjuang lebih keras, maklum keduanya bukan memiliki background Muay Thai. Shaka dari tinju, sedangkan Dian dari Wushu. Kami serahkan sama coach Sena untuk memoles mereka, supaya lebih garang di atas ring, “ tandasnya. (MJ – 81).

1 Komentar

  1. harga kaos polos di jogja

    Tingkatkan, seneng kalau atlet rembang bisa menang begini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *