Flash News
No posts found

Kades Sumber Dinonaktifkan, Penjabat Kades Langsung Ditunjuk

Pengangkatan Penjabat Kades Sumber, Sunawi. (gambar atas) suasana pertemuan di balai desa Sumber, Selasa sore.

Pengangkatan Penjabat Kades Sumber, Sunawi. (gambar atas) suasana pertemuan di balai desa Sumber, Selasa sore.

Sumber – Kepala Desa Sumber Kecamatan Sumber, Sucipto hari Selasa (09 Januari 2018) resmi dinonaktifkan oleh Bupati Rembang, karena diduga menyelewengkan dana desa tahun 2017 sekira Rp 322 Juta.

Pelaksana Tugas Camat Sumber, Hamdani membenarkan Surat Keputusan Bupati sudah turun ke kecamatan dan diserahkan pada pukul 15.00 WIB Selasa sore di Balai Desa Sumber. Agenda kegiatan ada 2, yakni penyerahan SK penonaktifan Kades Sumber dan pengangkatan Penjabat Kades Sumber, Sunawi, mantan Sekdes Krikilan yang kini menjadi pegawai kecamatan Sumber. Hal itu satu rangkaian, supaya tidak terjadi kekosongan pucuk pimpinan pemerintahan di Desa Sumber. Hamdani berpesan kepada Penjabat Kades untuk bekerja lebih baik, ketimbang Kades sebelumnya.

“Nggak boleh ada kekosongan pimpinan. Jadi setelah non aktif, langsung diangkat pejabat sementaranya. Biar sekalian kenalan sama masyarakat. Kewenangan PJ sama kok. Cuman saya ingatkan harus lebih baik kerjanya, untuk menutupi kekecewaan masyarakat Desa Sumber yang muncul selama ini, “ kata Hamdani.

Karena Sucipto tidak datang ke balai desa, SK penonaktifan diserahkan kepada Sekretaris Desa Sumber, Agus Darmono. Setelah itu Agus memberikan SK ke rumah Sucipto.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sumber, Gunanto mengaku lega setelah Kades Sumber dinonaktifkan. Langkah tersebut untuk menormalkan kegiatan di tingkat desa. Apalagi setelah penyimpangan dana desa, semua lembaga belum menerima dana. Program pembangunan juga ikut terganggu. Terkait dana yang diselewengkan, Gunanto mengeluhkan sampai sekarang belum dikembalikan.

“Kita itu serba susah mas, dana untuk lembaga nggak ada, kegiatan juga terancam mandeg. Makanya setelah pak Kades dinonaktifkan, kami lega. Tujuannya untuk kebaikan kedepan. Kalau nggak dinonaktifkan, khawatir situasi nggak pasti seperti ini semakin berlarut – larut, “ jelasnya.

Sebelumnya, Kades Sumber non aktif, Sucipto diduga menyimpangkan dana desa. Ia mencairkan dana desa sebanyak 2 kali, pada tanggal 17 November dan 24 November 2017 lalu, sekira Rp 322 Juta. Pencairan bisa dilakukan Bank Jateng, setelah Kades memalsukan stempel kecamatan dan tanda tangan camat pada surat perintah pembayaran. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *