Flash News
No posts found

Bentrok Pemuda Antar Kampung, 1 Korban Dibacok

Kapolsek Sarang, AKP I Made Hartawan memimpin apel anggota Polsek dan Koramil, untuk mewujudkan Kamtibmas.

Kapolsek Sarang, AKP I Made Hartawan memimpin apel anggota Polsek dan Koramil, untuk mewujudkan Kamtibmas.

Sarang – Perkelahian pemuda antar 2 kampung terjadi di dekat sebuah warung, pinggir jalan raya turut tanah Desa Lodan Wetan Kecamatan Sarang, Jum’at malam (12/01).

Menurut informasi dari sekitar lokasi kejadian, awalnya diduga ada pemuda Dusun Tanggulangin Desa Jambangan asyik mengobrol di warung pertigaan Desa Lodan Wetan. Mereka sempat terlibat cek cok dengan pemuda Desa Lodan Wetan, berujung pada pemukulan terhadap warga Desa Lodan Wetan. Korban kemudian meninggalkan warung, namun meminta bantuan rekan – rekannya. Setelah itu datang lagi ke warung, untuk menyerang balik. Salah satunya menyabetkan parang, sehingga melukai warga Dusun Tanggulangin Jambangan. Korban yang menderita luka pada bagian kepala dan punggung, langsung dilarikan ke Puskesmas Sedan.

Kepala Desa Lodan Wetan Kecamatan Sarang, Sujito mengatakan perkelahian tersebut sebagian melibatkan anak – anak di bawah umur. Disinyalir ada masalah di sekolah, tapi di bawa – bawa sampai ke desa. Peristiwa pemukulan pertama sekira pukul 20.00 WIB, sedangkan aksi balasan, mendekati pukul 21.00 WIB.

“Awalnya perseteruan terjadi di sekolah. Di luar sekolah muncul lagi, mengajak temen – temennya. Di warung yang jadi TKP itu kebetulan pemiliknya warga Desa Jambangan, tapi lokasi tanahnya ikut Lodan Wetan. Jadi nggak heran pemuda Jambangan sering nongkrong di situ, “ jelasnya.

Sujito menambahkan untuk mengantisipasi tawuran susulan, aparat desa Lodan Wetan mengumpulkan kedua belah pihak. Intinya, jangan sampai terjadi perkelahian lagi, mengingat antar kampung juga saling bertetangga. Namun dari keluarga korban luka bacokan warga Desa Jambangan memutuskan ingin menempuh jalur hukum.

“Kita langsung pertemukan, biar nggak ada ketegangan lagi. Kalau sampai jatuh korban lebih parah, yang rugi kita – kita juga. Makanya kami berikan saran dan himbauan untuk mengendalikan emosi. Kalau pihak Jambangan ingin jalur hukum, ya silahkan, itu kan hak mereka, “ terang Sujito.

Sementara itu, Kapolsek Sarang, AKP I Made Hartawan menyatakan anggotanya sampai Sabtu siang (13 Januari 2018) masih berada di lapangan, untuk menindaklanjuti kasus penganiayaan dan pembacokan. Belum ada tersangka pelaku yang ditetapkan. Made menyebutkan Polsek akan memantau situasi di perbatasan dua desa, melalui giat patroli. Sejauh ini relatif cukup kondusif. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *