Flash News
No posts found

Perampok Bawa Celurit Beraksi, Korban Lansia Ditonjok

Anggota Polsek Bulu berpatroli.

Anggota Polsek Bulu berpatroli.

Bulu – Pelaku perampok beraksi di Dusun Bentungan Desa Pasedan Kecamatan Bulu, Sabtu (13/01) sekira pukul 22.00 WIB. Perampok sempat menganiaya pemilik rumah, namun gagal membawa barang berharga.

Pelaku yang mengenakan penutup muka, mendatangi rumah Kerto Taruno (95 tahun), sambil membawa celurit. Kerto diikat tangannya dan ditutup mulutnya menggunakan lakban. Ia juga menderita luka memar pada bagian mata sebelah kanan, akibat dipukul oleh salah satu pelaku.

Belum diketahui pasti berapa jumlah perampok. Namun mereka mengobrak – abrik almari, ingin mencari barang berharga. Uang Rp 2 Jutaan milik korban yang ditaruh di atas meja dan ditutupi kain, tidak diketahui pelaku. Akhirnya pelaku pergi begitu saja, tanpa membawa hasil.

Edi Ristanto, salah satu perangkat desa Pasedan Kecamatan Bulu menceritakan masyarakat malam itu tengah berkumpul di rumah warga yang akan punya hajat kerja. Kebetulan rumah Kerto Taruno agak jauh dengan rumah tetangganya yang lain. Kerto diketahui dalam keadaan terikat tangannya, kali pertama oleh anaknya, Mugi yang baru saja pulang. Mugi selanjutnya meminta tolong warga, sehingga suasana TKP menjadi cukup ramai.

“Ya saat kita tanya sama mbah Kerto, bilangnya pelaku adalah perempuan. Hal itu berdasarkan suara pelaku yang terdengar. Cuman kita nggak tahu kepastiannya. Yang jelas tidak ada barang berharga dibawa oleh pelaku, “ ujarnya.

Edi Ristanto menambahkan setelah kejadian tersebut, pihaknya bersama anggota Polsek Bulu membawa korban ke Puskesmas Sulang. Setelah luka memar diobati, Mbah Kerto diperbolehkan langsung pulang.

“Kami naik mobil polisi, ada pak RT, pak RW ikut mendampingi sampai Puskesmas Sulang. Alhamdulilah lukanya nggak begitu parah, sehingga hanya sebatas rawat jalan. Kami berharap setelah kasus ini, warga tergerak untuk mengantifkan Siskamling, “ imbuh Edi.

Sementara itu, Kapolsek Bulu, AKP Sukiyatno menyampaikan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Sejauh ini belum mengarah siapa pelaku yang terlibat. Namun disinyalir pelaku memahami situasi rumah Kerto Taruno. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *