Flash News
No posts found

Usai Kerja, Berpulang Untuk Selamanya

Jalur Lasem – Sluke selama ini rawan kecelakaan lalu lintas.,

Jalur Lasem – Sluke selama ini rawan kecelakaan lalu lintas. (gambar atas) kondisi sepeda motor korban ringsek.

Sluke – Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke, Sabtu (13/01) sekira pukul 15.30 WIB. Seorang korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Korban adalah Wanuri, umur 41 tahun, warga Desa Manggar Kecamatan Sluke.

Menurut informasi dari sekitar lokasi kejadian, Wanuri naik sepeda motor Mega Pro dari arah timur ke barat, setelah pulang bekerja sebagai tukang bangunan dari wilayah Kragan. Ia memboncengkan rekannya, Masir (57 tahun), masih tetangga sekampung, bermaksud pulang ke Desa Manggar. Namun baru sampai Desa Sendangmulyo, diduga posisi motor korban agak ke kanan, karena di depannya terdapat truk box yang parkir.

Motor tersebut menyenggol bak truk gandeng yang melaju beriringan di samping kanan. Sepeda motor langsung terjatuh. Naas, korban Wanuri terlindas ban truk bagian belakang, sehingga meninggal dunia di TKP, sedangkan Masir menderita luka ringan.

Kepala Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke, Asrori menjelaskan usai mendengar suara benturan keras, warga sekitar bergegas ke lokasi kecelakaan, untuk menolong korban, sekaligus mengatur lalu lintas. Setelah aparat kepolisian datang, warga ikut membantu mengevakuasi jasad korban yang kondisinya memprihatinkan.

“Jalur sini memang rawan kecelakaan mas. Sebelum peristiwa ini, juga ada kecelakaan lain yang merenggut korban jiwa. Kasihan korban, padahal kurang sebentar lagi sudah mau sampai rumah, “ kata Asrori.

Korban meninggal dunia, Wanuri selanjutnya dimakamkan di makam umum Desa Manggar, Sabtu malam. Kepala Unit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda M. Syafik Karim mengatakan sopir mobil box yang semula parkir, buru – buru meninggalkan lokasi, setelah mengetahui ada kecelakaan.

“Pihak kami sudah mengamankan sopir truk gandeng, M. Jalil (45 tahun) warga Desa Kalirejo Kecamatan Drigu Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut, “ pungkasnya. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *