Flash News
No posts found

Rembang Masih Tertinggal Jauh, Baru 3 Daerah Yang Mumpuni

Seorang pekerja meratakan lantai GOR Mbesi Rembang, beberapa waktu lalu. Keterbatasan sarana olahraga sering menjadi kendala.

Seorang pekerja meratakan lantai GOR Mbesi Rembang, beberapa waktu lalu. Keterbatasan sarana olahraga sering menjadi kendala.

Rembang – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang, berupaya mencari atlet – atlet dari Kabupaten Rembang yang berprestasi di tingkat nasional.

Kebanyakan atlet tersebut tinggal di luar daerah, sehingga perlu waktu untuk bisa menemukan keberadaan mereka.

Sekretaris KONI Kabupaten Rembang, Heri Susetyo menjelaskan belum lama ini pihaknya baru mengetahui ada atlet hoki dan bola basket kelas nasional dari Kabupaten Rembang. Kalau umurnya masih memungkinkan untuk ikut berlaga, menurutnya bisa ikut dilibatkan membela kontingen Kabupaten Rembang dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) atau setidaknya diproyeksikan menjadi pelatih pada masa mendatang.

“Ternyata Rembang punya atlet yang kelasnya untuk PON. Pertama bola basket, dan kedua cabang olahraga hoki. Itu anak Rembang ber KTP Rembang.  Tentu jadi aset kita, kalau memenuhi syarat umur bisa masuk kontingan. Soalnya cabang olahraga memberlakukan syarat umur. Contohnya bola basket, usia 19 tahun ke bawah, “ tuturnya.

Heri mengakui untuk pengembangan prestasi olahraga, KONI sering kali menghadapi kendala keterbatasan tempat latihan. Tak heran apabila atlet berbakat betah di daerah yang memiliki fasilitas memadai. Menurutnya, di Jawa Tengah baru ada 3 daerah yang sarananya tergolong lengkap, yakni Semarang, Solo dan Banyumas. Tegal saja yang sempat ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2018 ini, ternyata juga tidak siap, sehingga dipindahkan ke Solo. Apalagi Kabupaten Rembang, menurutnya masih tertinggal jauh.

“Paling tidak setiap tahun dapat membangun 1 venue. Di Banyumas itu buat 1 venue dalam 1 kompleks per tahunnya. Dulu waktu presentasi untuk menunjuk tuan rumah Porprov, kan ada 3 kandidat, Kudus, Magelang, sama Tegal. Tegal terpilih, tapi belakangan juga nggak siap, “ terang pria warga Perumahan Permata Hijau Ngotet, Rembang ini.

KONI Kabupaten Rembang sampai saat ini masih mendata secara rinci, siapa saja atlet dan dari cabang olahraga mana yang lolos ke Porprov. Sambil menunggu pemusatan latihan, mereka kebanyakan berlatih sendiri, dengan memanfaatkan sarana seadanya. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *