Flash News
No posts found

Gerindra Terapkan Sistem Gerilya, Ini Alasannya

Sudirman Said – Ida Fauziah. (liputan6.com).

Sudirman Said – Ida Fauziah. (liputan6.com).

Rembang – Partai Gerindra Kabupaten Rembang terus bergerak untuk menggalang dukungan bagi pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziah, calon yang diusung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Tengah.

Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Rembang, Yudhianto, Kamis siang (25 Januari 2018) menjelaskan setelah proses verifikasi faktual partai kemarin, komunikasi antara pengurus di tingkat kabupaten, kecamatan dan pengurus desa semakin intens. Kesempatan itu sekaligus dimanfaatkan pengurus kabupaten untuk berkoordinasi, mengenai cara – cara konkret mendukung duet Sudirman – Ida.

Selain menjalankan mesin partai, kebetulan kalangan relawan juga bermunculan mendukung pasangan Sudirman – Ida. Sementara ini pendekatan kepada pemilih masih bersifat gerilya. Kenapa tidak terang – terangan, politisi dari Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori ini mempertimbangkan posisi Bupati Rembang, Abdul Hafidz merupakan Sekretaris DPC PPP, yang partainya mendukung pasangan Ganjar – Yasin.

“Sejak verifikasi factual kemarin, pengurus sampai ranting kita aktifkan. Relawan yang jalan adalah relawan Satria, underbound Gerindra. Kami bergerilya dulu. Tapi ada kalanya juga terang – terangan, kan bu Ida turun terus ke bawah belakangan ini, “ ungkapnya.

Yudhianto menyadari melawan Ganjar Pranowo, calon Gubernur Incumbent yang disokong PDI Perjuangan sangat berat. Apalagi Ganjar masih menjabat, sehingga ruang geraknya lebih leluasa. Belum lagi pasangannya Taj Yasin, putra Kiai Maimun Zubair berasal dari Sarang, Kab. Rembang. Meski demikian pihaknya akan tetap all out memenangkan Sudirman Said – Ida Fauziah.

“Incumbent itu didukung fasilitas. Kita dengar kalangan kepala desa sering komunikasi dengan pak Ganjar Pranowo. Ibaratnya nggak kelihatan, kalau mau pendekatan. Untungnya head to head, saya kira Sudirman – Ida tetap punya peluang untuk menang, “ tandas Yudhianto.

Dua pasangan bakal calon dalam Pilkada Jawa Tengah, saat ini belum sah menjadi calon, karena baru akan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah tanggal 12 Februari 2018. Setelah itu dilanjutkan pengundian nomor urut, tanggal 13 Februari 2018. Masa kampanye tergolong panjang, antara 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018. Kemudian tanggal 24 – 26 Juni memasuki masa tenang dan puncaknya adalah pemungutan suara, tanggal 27 Juni 2018. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *