Flash News
No posts found

Siswa Kelas XII Dari Keluarga Tidak Mampu, Diminta Siap – Siap

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat berbincang dengan pelajar sebuah SMK, beberapa waktu lalu.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat berbincang dengan pelajar sebuah SMK, beberapa waktu lalu.

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz meminta kepada siswa kelas XII SMA sederajat dari keluarga miskin yang berprestasi, untuk bersiap – siap apabila ingin menikmati kuliah gratis, bantuan dari Pemkab Rembang.

Abdul Hafidz mengungkapkan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya dan yang terbaru Universitas Muria Kudus (UMK).

Ia mempersilahkan siswa mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dulu. Apabila diterima, Pemkab tinggal mengimbangi dengan bantuan beasiswa. Mekanisme lain, bisa melalui penelusuran minat dan kemampuan (PMDK).

“Kita kemarin tambah 2 lagi perguruan tinggi, salah satunya UMK. Nantinya mereka bisa menerima mahasiswa itu melalui beberapa cara, lewat UMPTN atau program khusus. Tinggal pelajar mau kuliah kemana. Kalau memang diterima, nanti kita kejar dengan memberikan bantuan, “ jelas Bupati.

Hafidz menimpali syarat utama penerima beasiswa, harus benar – benar dari keluarga tidak mampu. Prestasinya, menduduki ranking 1 atau 2 selama kelas XII. Sebelum masa UMPTN, nantinya akan ada tim dari Dinas Pendidikan untuk turun ke sekolah, mendata siapa saja siswa yang layak memperoleh program kuliah gratis atau sekolah berinisiatif mengusulkan.

“Kategori tidak mampu kan mereka pegang kartu – kartu yang diterbitkan pemerintah, untuk legal formalnya. Soal prestasi, begitu langganan ranking 1 atau 2 selama kelas XII, ya itulah yang akan kita bidik untuk dibiayai kuliahnya, melalui anggaran daerah. Nanti dari sekian banyak calon penerima, akan kami pilah – pilah, “ bebernya.

Pada periode pertama, 39 orang mahasiswa dari Kabupaten Rembang saat ini sudah menikmati program kuliah gratis. Pemkab tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi biaya hidup sehari – hari selama kuliah juga dialokasikan. Dana beasiswa yang diterima setiap orang berbeda – beda, karena menyesuaikan kampus dan daerah yang ditempati. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *