Flash News
No posts found

Diseruduk Sinar Mandiri, Seorang Guru SD Meninggal Dunia

Jalur Pantura Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan, selama ini rawan kecelakaan.

Jalur Pantura Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan, selama ini rawan kecelakaan.

Kragan – Seorang guru meninggal dunia, setelah motornya diseruduk bus Sinar Mandiri di jalur Pantura Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan, Rabu malam (01/02) sekira pukul 20.00 WIB. Ulah sopir bus yang ngebut, diduga menjadi biang penyebab kecelakaan.

Korban meninggal dunia bernama Totok Faizal Abidin (24 tahun), warga Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan. Ia merupakan guru wiyata bhakti yang bertugas di SD N Sumbergayam Kecamatan Kragan.

Menurut keterangan sejumlah saksi, semula bus Sinar Mandiri yang dikemudikan Kumaedi (46 tahun) warga Tunggulrono, Jombang, Jawa Timur melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat atau arah Surabaya menuju Semarang. Bus menyalip truk di depannya, padahal dari arah berlawanan melaju 2 unit sepeda motor. Salah satunya dikendarai Totok Faizal Abidin. Karena jarak sudah sangat dekat, bus menghantam 2 motor tersebut.

Totok menderita luka cukup parah di bagian kepala, sedangkan 1 pengendara motor lainnya selamat. Usai kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Kragan II Plawangan, selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit dr. R Soetrasno Rembang. Tapi upaya itu tak membuahkan hasil. Totok menghembuskan nafas terakhir.

Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Ipda M. Syafik Karim menyatakan pihaknya sudah mengamankan sopir bus Sinar Mandiri.

“Yang bersangkutan kita periksa. Kalau melihat hasil olah TKP, posisi bus ini memakan marka yang mestinya menjadi hak pemakai jalan dari arah barat. Kami akan dalami lebih lanjut peristiwa ini, “ jelas Karim.

Sementara itu, Sugino, seorang warga Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan membenarkan jalur Pantura kampungnya memang terkenal rawan kecelakaan. Berulang kali warga yang kecelakaan di lokasi Desa Balongmulyo, sering meninggal dunia.

“Mitos yang berkembang di tengah masyarakat, kalau kecelakaan dari SPBU Balongmulyo, depan kantor kecamatan ke barat, banyak yang meninggal dunia. Nggak pagi, nggak siang. Terlepas dari mitos itu, yang penting waspada gitu aja kalau lewat sini, “ ujarnya.

Jenazah Totok Faizal Abidin dimakamkan di pemakaman umum Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan, Jum’at (02 Februari 2018) sekira pukul 09.00 WIB.

Suasana duka menyelimuti keluarga korban. Almarhum sejauh ini belum menikah. Ia adalah anak pertama dari dua bersaudara. (MJ – 81).

1 Komentar

  1. Abdul Mufid

    Innalillahi wainna ilaihi roji’un. Semoga engkau di sana mendapatkan rohmat, di ampuni segala dosa2 mu dan diterima amal ibadah mu sahabat. Canda tawa, kebesaran hatimu, dan semua kebaikan2 mu akan selalu kami kenang teman. Semoga surga Nya yg di berikan kepadamu. Aminn

    #santri_annur_lasem
    #turut_berduka
    #selamat_jalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *