Flash News
No posts found

PPP Buka Pendaftaran, Ada Yang Dikritisi Gus Kamil Soal 30 % Caleg Wanita

Sebuah baliho tentang pendaftaran Caleg PPP terpampang di dekat bundaran Adipura Rembang.

Sebuah baliho tentang pendaftaran Caleg PPP terpampang di dekat bundaran Adipura Rembang.

Rembang – Kuota 30 % calon legislatif dari kalangan wanita sampai saat ini masih sering digunakan untuk sekedar memenuhi kewajiban. Kecil sekali wanita yang nyalon mau serius.

Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Rembang, Majid Kamil, menjelaskan masalah itu, Selasa siang (06 Februari 2018), di sela – sela partainya mulai menerima pendaftaran Caleg secara terbuka.

Ia pribadi sebenarnya tidak setuju terhadap kewajiban memenuhi kuota 30 % Caleg wanita, karena terkesan dipaksakan. Akibatnya, muncul kecenderungan yang penting partai gugur kewajiban.

“Wanita itu kebanyakan kan nggak bener – bener mau maju, makanya saya nggak setuju ada ketentuan 30 %. Bukan bermaksud tidak memperhatikan aspirasi wanita lho, cuman kenyataannya memang seperti ini. Saya kira semua partai politik ya kayak gitu, Caleg laki – laki lebih banyak. Kalau yang laki – laki semuanya siap, yang wanita ini mayoritas sekedar ikut, “ jelas pria yang juga Ketua DPRD Rembang ini.

Gus Kamil, demikian panggilan akrabnya menambahkan pendaftaran Caleg di PPP akan dibuka sampai dengan tanggal 15 Februari 2018. Sementara minat secara lisan dari beberapa tokoh bermunculan. Diprediksi pendaftaran kian ramai, menjelang hari penutupan. Nantinya setelah itu nama – nama pendaftar akan dikelompokkan, untuk pemilihan secara internal, dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Mengingat jumlah yang berhak maju mencalonkan diri terbatas. Pihaknya menargetkan minimal 10 kursi DPRD Rembang mampu dipertahankan atau mengalami peningkatan pada Pemilu Legislatif 2019 mendatang.

“Kan ada kelas – kelasnya, mana yang diterima ya yang sekiranya punya peluang dan berrdasarkan masukan para kiai. Kita belum tetapkan berapa kuotanya, soalnya menunggu daerah pemilihan. Monggo yang mau berminat gabung, bisa langsung ke kantor PPP di Jl. Pemuda Rembang. Ada petugas yang stand bye di sana, “ imbuhnya.

Sementara itu, ketua Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Minanus Su’ud mengatakan aturan 30 % Caleg wanita merupakan amanat Undang – Undang. Pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar uji publik, terkait usulan jumlah daerah pemilihan. Dari hasil uji publik tersebut, selanjutnya dilaporkan secara berjenjang ke KPU pusat.

Apabila mengacu Pemilu Legislatif tahun 2014 lalu, jumlah daerah pemilihan di Kabupaten Rembang 7. Tiap daerah pemilihan, komposisi maksimal Caleg menyesuaikan jumlah kursinya. Kala itu paling banyak 8 orang per daerah pemilihan, sedangkan paling sedikit 6 orang.

“Beda – beda, kalau kursinya 6 ya paling banyak 6. Tapi jika Dapilnya 5, kemungkinan bisa sampai 10 orang per Dapil. Kita sudah surati partai politik untuk mengusulkan. Bahan itu menjadi pembahasan dalam uji publik. Hasil uji publik kita sampaikan ke KPU RI. Nantinya KPU konsultasi sama Komisi II DPR, tentang daerah pemilihan di tingkat kabupaten/kota se Indonesia. Tinggal menunggu saja, “ ungkapnya.

Minanus Su’ud menambahkan belakangan memang antar pengurus partai politik mencuatkan usulan beragam, mengenai jumlah daerah pemilihan. Ada yang menginginkan 5, tapi ada pula yang tetap 7. Ia menegaskan keputusan menyangkut jumlah daerah pemilihan, bukan kewenangan KPU Kabupaten Rembang. (MJ – 81).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *