Flash News
No posts found

Warga Lapor Satpol PP, Gelandangan Psikotik Kerap Gondol Pakaian

Petugas Satpol PP mengamankan gelandangan psikotik di pinggir jalur Pantura Desa Banyudono Kecamatan Kaliori, Sabtu (03/03).

Petugas Satpol PP mengamankan gelandangan psikotik di pinggir jalur Pantura Desa Banyudono Kecamatan Kaliori, Sabtu (03/03).

Kaliori – Seorang pria terganggu kejiwaannya, Sabtu pagi (03 Maret 2018) diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Rembang, karena disinyalir kerap mencuri pakaian warga yang dijemur di sekitar Tambakomben Desa Banyudono Kecamatan Kaliori.

Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat Dan Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Rembang, Heru Susilo menjelaskan pihaknya semula menerima laporan dari warga Desa Banyudono, bahwa ada gelandangan psikotik hilir mudik di sekitar permukiman dan sempat menggondol pakaian yang dijemur. Warga sendiri takut untuk mengusir, sehingga meminta bantuan Satpol PP.

Petugas akhirnya datang mengamankan. Beruntung, saat didekati tidak melakukan perlawanan. Sebelum kejadian ini, Satpol PP juga mengamankan 1 gelandangan psikotik dari selatan Pasar Penthungan, karena merusak kaca rumah penduduk.

“Kebetulan warga punya nomor HP anggota saya. Begitu ditelfon melapor kayak gitu, ya kita datang ke sana. Ternyata langsung ketemu di lokasi, pinggir jalur Pantura. Biasanya kan lari, tapi tadi nggak ada perlawanan kok. Dikasih rokok, langsung nurut, “ ujar Heru.

Heru Susilo menimpali gelandangan psikotik yang diamankan, kemudian dibawa menuju Panti Rehabilitasi Pangrukti Mulyo Mbesi, Jl. Raya Rembang – Blora. Keduanya terpaksa dimasukkan ke dalam ruang isolasi khusus, karena ada potensi membahayakan penghuni lain.

“Kita gelar rutin untuk penertiban PGOT (pengemis, gelandangan dan orang terlantar). Setelah dapat, kami koordinasi dengan Dinas Sosial, biar untuk yang psikotik memperoleh surat pengantar untuk dibawa ke panti, “ imbuhnya.

Ketika ditanya operasi rutin sudah dijalankan, tapi kenapa masih sering dijumpai banyak gelandangan psikotik bersliweran ? Menurut Heru, muncul dugaan Rembang juga menerima buangan gelandangan psikotik dari daerah lain. Ia mengakui penanganan masalah sosial semacam itu sulit dituntaskan, karena masalahnya sangat kompleks. (MJ – 81).

2 Komentar

  1. Anam

    Kos kosan bagan banyak sekali kumpul kebo, dan bayak sekali yang masukin perempuan perempuan. Mohon bantuan tindakan karena kami warga skitar bagan risih

  2. Anam

    Desa babagan lasem. Contohnya samping kelenteng sering kali menganggu kenyamanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *